Selasa, 01 April 2014
Reporter: Dunih, Ari Cleofatra Fernandea
Editor: Dunih
3297
(Foto: doc)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI terus menggodok rencana revitalisasi angkot dari jalanan ibu kota. Pasalnya, angkot yang ada saat ini banyak juga dikelola dengan manajemen perorangan sehingga terkadang menimbulkan masalah.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, M Akbar mengakui, saat ini pihaknya tengah mengkaji ulang rencana revitalisasi angkutan umum berjenis mobil kecil (mikrolet) dengan daya angkut minim. Namun, revitalisasi ini bukan untuk meniadakan angkot secara keseluruhan.
“Pengkajian angkot tersebut diarahkan kepada manajemen operasi angkutan umum, yaitu mengenai kewajiban setoran dan kepemilikan perorangan atas angkot. Bagaimana konsepnya lagi kita susun. Sistem sekarang mereka harus menyetorkan setoran," ujar Akbar di Balaikota, Selasa (1/4).
Dengan merubah sistem manajemen tersebut, sambung Akbar, ada kemungkinan terdapatnya beberapa konsekuensi, seperti perubahan jenis kendaraan, manajemen angkutan dan faktor kepemilikan atas angkot tersebut.
"Memang ada konsekuensinya dengan perubahan sistem itu. Sopirnya tetap, tapi mereka akan digaji. Gajinya belum tahu," ucap Akbar.
Namun, Akbar belum dapat memastikan bagaimana nanti jenis angkutan umum tersebut setelah direvitalisasi. Saat ini, lanjut Akbar, kajian tengah dilakukan dengan Organda dan unit terkait lainnya. Akbar berharap revitalisasi tidak mengalami kendala sehingga bisa segera diselesaikan.
"Kalau sudah ada konsepnya, nanti kita coba dulu satu trayek. Nanti baru kita sempurnakan. Mudah-mudahan tahun ini bisa selesai," harapnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Dibantu Sembako
Rabu, 17 Juni 2026
6389
TMR Ramai Dikunjungi Wisatawan
Selasa, 16 Juni 2026
1838
Beri Penghormatan Tokoh Betawi, Pemprov DKI Gelar Haul Akbar Ulama dan Habaib di Monas
Jumat, 19 Juni 2026
626
Rayakan HUT Ke-499 Jakarta, Setu Babakan Gelar Gebyar Seni Budaya
Sabtu, 20 Juni 2026
483
Rano Resmi Buka Discover Betawi Art and Culture 2026