Legislatif Dukung Upaya Menjaga Ketahanan Pangan di Jakarta

Senin, 07 November 2022 Reporter: Folmer Editor: Erikyanri Maulana 2633

Legislatif Dukung Upaya Menjaga Ketahanan Pangan di Jakarta

(Foto: doc)

Dukungan untuk menjaga ketahanan pangan di Jakarta sebagai salah satu prioritas dalam postur APBD Tahun Anggaran 2023 tidak hanya disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi.

Dan memastikan kebutuhan harga stabil  dan pasokan mencukupi

Pendapat senada disampaikan Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Ismail. Ia mengatakan, ketahanan pangan menjadi bagian prioritas dalam upaya mengantisipasi resesi ekonomi dunia.

"Berbekal pengalaman saat diterpa pandemi COVID-19, sektor perekonomian mengalami stagnasi yang berimbas masalah ketahanan pangan," ujar Ismail, Senin (7/11).

Sebab, lanjut Ismail, warga tetap membutuhkan pangan dalam keseharian. Oleh karena itu, perlu upaya antisipasi yang dipersiapkan sejak saat ini.

"Jika terjadi, Provinsi DKI Jakarta sudah memiliki buffer di sektor ketahanan pangan sehingga tidak memperburuk efek resesi ekonomi," tuturnya.

Ia memaparkan, DPRD DKI Jakarta juga menyetujui alokasi Penyertaan Modal Daerah (PMD) dalam rancangan KUA-PAS APBD TA 2023 sekitar Rp 89 miliar yang dapat digunakan menjadi tambahan modal peningkatan di sektor ketahanan pangan, terutama penyediaan bahan pokok yang menjadi tugas dan fungsi BUMD DKI yakni  PT Food Station Tjipinang Jaya.

"PT Food Station juga memiliki pengalaman penyediaan bansos kebutuhan pokok bagi warga saat terjadi pandemi COVID-19," paparnya.

Ia juga berharap program urban farming yang menjadi program kerja dari Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta  tidak sekadar formalitas semata, tapi memunculkan nilai ekonomis.

"Alhasil, program urban farming di Jakarta memberikan pengaruh signifikan dalam upaya peningkatan sektor ketahanan pangan," ungkapnya.

Ismail juga meminta Dinas KPKP DKI Jakarta, PT Food Station Tjipinang Jaya dan Perumda Dharma Jaya berkonsolidasi dan sinergi mengantisipasi efek resesi ekonomi. Ketiga sektor pengampu ini duduk bersama menyusun konsep dan mengeksekusi sesuai tugas fungsi masing-masing.

"Alhasil, kita dapat memberikan kabar baik bagi warga Jakarta walaupun secara nasional kita mendengar akan terjadi resesi ekonomi tahun 2023, kesiapan ketiga sektor pengampu di DKI Jakarta tidak menambah kekhawatiran tersebut. Dan memastikan kebutuhan harga stabil  dan pasokan mencukupi," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Heru Sampaikan Tanggapan Eksekutif atas Perubahan Bentuk Hukum Food Station

Pj Gubernur Sampaikan Tanggapan Atas Perubahan Bentuk Hukum Food Station

Jumat, 28 Oktober 2022 3248

Dinas KPKP Gelar Pelatihan

Dinas KPKP Gelar Pelatihan Pengembangan Pertanian Perkotaan

Senin, 10 Oktober 2022 2270

4 Pulau Permukiman di Kepulauan Seribu Didistribusikan Bibit Tanaman

250 Bibit Pohon Didistribusikan ke Empat Pulau Permukiman

Selasa, 25 Oktober 2022 2006

UPAYA PEMPROV DKI PENUHI KEBUTUHAN POKOK UNTUK KESEJAHTERAAN WARGA

Upaya Pemprov DKI Penuhi Kebutuhan Pokok untuk Kesejahteraan Warga

Sabtu, 08 Oktober 2022 3274

Legislator Ini Dukung Pengembangan Destinasi Wisata di Jakarta

Anggota Komisi B DPRD DKI Dukung Pengembangan Destinasi Wisata

Senin, 19 September 2022 2580

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7149

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4837

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2472

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2547

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1220

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks