Legislatif Dukung Upaya Menjaga Ketahanan Pangan di Jakarta

Senin, 07 November 2022 Reporter: Folmer Editor: Erikyanri Maulana 2543

Legislatif Dukung Upaya Menjaga Ketahanan Pangan di Jakarta

(Foto: doc)

Dukungan untuk menjaga ketahanan pangan di Jakarta sebagai salah satu prioritas dalam postur APBD Tahun Anggaran 2023 tidak hanya disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi.

Dan memastikan kebutuhan harga stabil  dan pasokan mencukupi

Pendapat senada disampaikan Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Ismail. Ia mengatakan, ketahanan pangan menjadi bagian prioritas dalam upaya mengantisipasi resesi ekonomi dunia.

"Berbekal pengalaman saat diterpa pandemi COVID-19, sektor perekonomian mengalami stagnasi yang berimbas masalah ketahanan pangan," ujar Ismail, Senin (7/11).

Sebab, lanjut Ismail, warga tetap membutuhkan pangan dalam keseharian. Oleh karena itu, perlu upaya antisipasi yang dipersiapkan sejak saat ini.

"Jika terjadi, Provinsi DKI Jakarta sudah memiliki buffer di sektor ketahanan pangan sehingga tidak memperburuk efek resesi ekonomi," tuturnya.

Ia memaparkan, DPRD DKI Jakarta juga menyetujui alokasi Penyertaan Modal Daerah (PMD) dalam rancangan KUA-PAS APBD TA 2023 sekitar Rp 89 miliar yang dapat digunakan menjadi tambahan modal peningkatan di sektor ketahanan pangan, terutama penyediaan bahan pokok yang menjadi tugas dan fungsi BUMD DKI yakni  PT Food Station Tjipinang Jaya.

"PT Food Station juga memiliki pengalaman penyediaan bansos kebutuhan pokok bagi warga saat terjadi pandemi COVID-19," paparnya.

Ia juga berharap program urban farming yang menjadi program kerja dari Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta  tidak sekadar formalitas semata, tapi memunculkan nilai ekonomis.

"Alhasil, program urban farming di Jakarta memberikan pengaruh signifikan dalam upaya peningkatan sektor ketahanan pangan," ungkapnya.

Ismail juga meminta Dinas KPKP DKI Jakarta, PT Food Station Tjipinang Jaya dan Perumda Dharma Jaya berkonsolidasi dan sinergi mengantisipasi efek resesi ekonomi. Ketiga sektor pengampu ini duduk bersama menyusun konsep dan mengeksekusi sesuai tugas fungsi masing-masing.

"Alhasil, kita dapat memberikan kabar baik bagi warga Jakarta walaupun secara nasional kita mendengar akan terjadi resesi ekonomi tahun 2023, kesiapan ketiga sektor pengampu di DKI Jakarta tidak menambah kekhawatiran tersebut. Dan memastikan kebutuhan harga stabil  dan pasokan mencukupi," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Heru Sampaikan Tanggapan Eksekutif atas Perubahan Bentuk Hukum Food Station

Pj Gubernur Sampaikan Tanggapan Atas Perubahan Bentuk Hukum Food Station

Jumat, 28 Oktober 2022 3139

Dinas KPKP Gelar Pelatihan

Dinas KPKP Gelar Pelatihan Pengembangan Pertanian Perkotaan

Senin, 10 Oktober 2022 2172

4 Pulau Permukiman di Kepulauan Seribu Didistribusikan Bibit Tanaman

250 Bibit Pohon Didistribusikan ke Empat Pulau Permukiman

Selasa, 25 Oktober 2022 1905

UPAYA PEMPROV DKI PENUHI KEBUTUHAN POKOK UNTUK KESEJAHTERAAN WARGA

Upaya Pemprov DKI Penuhi Kebutuhan Pokok untuk Kesejahteraan Warga

Sabtu, 08 Oktober 2022 3171

Legislator Ini Dukung Pengembangan Destinasi Wisata di Jakarta

Anggota Komisi B DPRD DKI Dukung Pengembangan Destinasi Wisata

Senin, 19 September 2022 2488

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2838

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1250

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1038

Gempa kepulauan seribu ist2

Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

Sabtu, 12 September 2026 1179

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 574

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks