Ahok akan Beli Bus Transjakarta Berkualitas

Selasa, 09 Juni 2015 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Agustian Anas 7070

Ahok akan Beli Bus Transjakarta Berkualitas

(Foto: Yopie Oscar)

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengakui telah melakukan berbagai perbaikan guna meningkatkan pelayanan Transjakarta. Salah satunya adalah penerapan e-ticketing di semua koridor. Kendati demikian, diakui masih ada kekurangan yang harus diperbaiki, khususnya penambahan armada Transjakarta.

Makanya saya sekarang putuskan, enggak ada yang boleh beli bus aneh-aneh. Jakarta harus beli yang terbaik

Ahok menegaskan ke depan hanya akan membeli bus dengan kualitas terbaik. Belajar dari pengalaman sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta tidak akan lagi membeli bus dengan merek yang aneh-aneh. "Makanya saya sekarang putuskan, enggak ada yang boleh beli bus aneh-aneh. Jakarta harus beli yang terbaik," kata Ahok, di Balaikota, Selasa (9/6).

Dia mengatakan, seharusnya Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI bisa langsung menyadari kualitas bus yang dibeli kurang baik. Hal itu terlihat dari seringnya bus terbakar. Sehingga pembelian bus dengan merek yang sama seharusnya dihentikan.

"Bus ini dodol semua, tempe semua. Mungkin kenapa itu semua bisa ditangkap. Satu sudah kebakar ngapain beli bus merek enggak jelas. Anak kecil juga ngerti mau beli bus Weichai apa Mercedes-Benz. Anak kecil juga pilih Mercedes-Benz orang beda dikit duitnya kok," ujarnya.

Tetapi, lanjut Ahok sapaan akrabnya, peningkatan pelayanan terus dilakukan. Lihat saja semua koridor Transjakarta saat ini sudah menggunakan e-ticketing. Dengan sistem tersebut justru meningkatkan jumlah penumpang pada semua koridor yang sudah beroperasi.

"Sebenarnya kalau bilang penurunan, kita enggak usah berdebat. Kamu cek saja, sekarang data enggak bisa bohong. Semua sudah pakai e-ticketing, data kita penyebutkan adanya peningkatan pada bulan Desember," ucapnya.

Sementara terkait dengan semakin lamanya headway (waktu tunggu), sangat berhubungan dengan sterilisasi yang jalur. Pasalnya kian hari, jalur khusus bus Transjakarta semakin tidak steril dari kendaraan umum. Padahal Ahok mengaku telah berkoordinasi dengan kepolisian untuk memberikan denda tilang maksimal kepada pelanggar. Namun hal itu, tidak dilakukan.

"Soal headway bus berkurang memang benar karena separator belum kita tinggikan. Nangkap orang begitu bandel bukan di kami. Saya sudah minta polisi suruh tilang biru. Tapi polisi tidak lakukan," ungkapnya.

BERITA TERKAIT
Dewan Transportasi Kota Jakarta Minta Trans Jakarta Dievaluasi

DTKJ Ingin Transjakarta Tidak Bernasib Seperti PPD

Senin, 08 Juni 2015 5665

Juni, 20 Bus Scania Siap Digunakan

Juli, 20 Bus Transjakarta Scania Beroperasi

Kamis, 04 Juni 2015 7016

 Sopir Transjakarta Mogok, Ahok Akan Ambil Alih Bus

Kontrak Sopir Transjakarta Diperbarui

Kamis, 04 Juni 2015 4860

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 3277

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 2149

LRT ujicoba jati

Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

Senin, 21 September 2026 699

IMG 20260921 WA0072

Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

Senin, 21 September 2026 662

Wagub rano upacara rapat besar ikada 81 jati

Pimpin Upacara Peringatan Rapat IKADA 2026, Rano Tegaskan Perjuangan Belum Tuntas

Senin, 21 September 2026 570

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks