Pembangunan Tempat Langsir MRT Tunggu Pembongkaran Rampung

Jumat, 05 Juni 2015 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Dunih 4930

Bangun Tempat Langsir, MRT Tunggu Kesiapan Lahan

(Foto: doc)

Rencana pembangunan tempat langsir kereta hingga kini belum dilakukan PT Mass Rapid Transit (MRT). Pembangunan di lahan hasil hibah Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, tersebut baru akan direalisasikan setelah lahan siap.

Bangunnya tunggu bangunan di situ dibongkar dulu sama Pemda. Karena masih ada beberapa bangunan

"Bangunnya tunggu bangunan di situ dibongkar dulu sama Pemda. Karena masih ada beberapa bangunan," kata Dono Boestami, Direktur Utama PT MRT Jakarta, saat dihubungi, Jumat (5/6).

Menurut Dono, seharusnya semua lahan untuk pembangunan MRT sudah diserahkan paling lambat Desember 2013 lalu. Namun hingga saat ini masih ada lahan yang belum dibebaskan. Kendati demikian, tidak membuat pembangunan terhambat.

"Seharusnya semua lahan yang dibutuhkan itu diserahkan ke kami Desember 2013," ujar Dono.

Tempat langsir kereta yang dimaksud adalah untuk jalur kereta menuju dipo. Pasalnya rel MRT di Lebak Bulus berada di atas, sementara dipo berada di bawah tanah. Rencananya ada dua track yang dibangun di tempat langsir MRT. Pembangunan tempat langsir ini, ditargetkan sebelum kereta datang pada 2017.

"Targetnya secepatnya dibangun. Tapi tetap harus menunggu dari Pemda untuk membongkar," ucapnya.

Dono menambahkan, masih ada lahan yang belum dibebaskan. Lahan tersebut berada di sepanjang Jalan Fatmawati yang akan digunakan untuk stasiun.

"Kalau untuk jalur utama sudah tidak ada pembebasan lahan. Hanya untuk beberapa stasiun saja," jelasnya.

Seperti diketahui, pada Rabu (3/6) lalu Polri menghibahkan lahan seluas 1,2 hektare untuk menunjang pembangunan MRT. Pemprov DKI Jakarta siap memberikan kompensasi yang diminta oleh Polri atas pemberian hibah itu. Kompensasi yang diminta di antaranya, pembangunan asrama sebanyak 60 pintu, jembatan sepanjang 40x8 meter, pembangunan waduk seluas 2.500 meter persegi, serta renovasi kantin. Kompensasi yang diminta akan dibangun setelah proses pencatatan aset selesai dilakukan.

BERITA TERKAIT
Djarot Minta Proyek MRT Dipercepat

Djarot Minta Proyek MRT Dipercepat

Senin, 25 Mei 2015 5773

Tahun Ini Terakhir Musyawarah Pembebasan Lahan MRT

Pembebasan Lahan MRT di Jaksel Sudah 81,6 Persen

Jumat, 22 Mei 2015 5992

Basuki Jamin Proyek MRT Tidak Terhenti Selama KTT Asia Afrika

Ada KAA, Proyek MRT Jalan Terus

Jumat, 17 April 2015 6417

Polri Hibahkan Lahan 1,2 Hektare untuk MRT

Polri Hibahkan Lahan 1,2 Hektare untuk MRT

Rabu, 03 Juni 2015 6369

Basuki : MRT Harusnya Dibangun 28 Tahun Silam

Ahok: Tambah Rasio Jalan dan MRT, Solusi Atasi Macet

Kamis, 28 Mei 2015 5397

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7117

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4806

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1916

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2477

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1024

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks