Basuki Anggap Penyelenggara PRJ Senayan Hanya Cari Untung

Senin, 01 Juni 2015 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Agustian Anas 5035

Basuki Anggap Penyelenggara PRJ Senayan Hanya Cari Untung

(Foto: doc)

Pihak penyelenggara Pesta Rakyat Jakarta (PRJ) di Senayan, Jakarta Pusat dianggap hanya mencari keuntungan semata. Pasalnya, peserta justru ditarik biaya sebesar Rp 2 juta hingga Rp 50 juta.

Makanya dia pintar resmiin dan catut (nama Pemprov) supaya banyak orang mau ikut. Duit orang diambil, terus nggak ada listrik, kan kurang ajar. Mereka cuma mau cari untung

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, pedagang yang ikut dalam kegiatan itu justru dirugikan. Karena pihak panitia tidak menyediakan listrik untuk pedagang, yang sudah ditarik biaya yang cukup mahal. "Sekarang kan pedagang dirugikan, ditarik Rp 2 juta dan listrik nggak dipenuhi," kata Basuki, di Balaikota, Senin (1/6).

Basuki menyayangkan pihak panitia yang hanya memanfaatkan pedagang untuk mencari keuntungan. Pencatutan logo Pemprov DKI Jakarta dimanfaatkan penyelenggara untuk menarik banyak peserta. "Makanya dia pintar resmiin dan catut (nama Pemprov) supaya banyak orang mau ikut. Duit orang diambil, terus nggak ada listrik, kan kurang ajar. Mereka cuma mau cari untung," tegasnya.

Diakui Basuki, saat awal dirinya memerintah ibu kota sempat tergiur juga dengan tawaran penyelenggara yang membantu UKM. Saat itu, terselenggara lah PRJ Monas. Namun melihat penyelenggaraan yang semrawut, kegiatan tersebut tidak diizinkan lagi diselenggarakan di Monas.

Basuki pun lebih memilih bekerjasama dengan penyelenggara Jakarta Fair. Pasalnya, mereka sudah mau menambah lahan seluas satu hektar bagi ruang UKM. "Jadi lebih baik kita tekan di JI-Expo PRJ kasih lebih banyak ruangan untuk UKM yang murah. Makanya dia perluas lahan satu hektar. Dia lebih profesional," ujarnya.

Sebelumnya, Project manager PRJ Senayan Indra Maulana membenarkan pengusaha usaha mikro kecil dan menengah harus membayar uang sebesar Rp 2 juta untuk tujuh hari. Hal tersebut merupakan akumulasi dari sewa lahan, tenda, dan listrik. Namun dana itu hanya untuk pedagang yang menyewa tenda kecil. Sementara, khusus untuk pengusaha yang menggunakan tenda kerucut ukuran 3 x 3 meter persegi, harus membayar Rp 20 juta untuk 7 hari. Untuk pengusaha yang menggunakan tenda kerucut sebesar 5 x 5 meter persegi dikenakan tarif Rp 50 juta untuk 7 hari.

PRJ Senayan ini diselenggarakan mulai 30 Mei-5 Juni 2015. Warga yang akan menikmati hiburan di PRJ Senayan pun tidak dikenakan biaya alias gratis. Akan ada tiga panggung hiburan dengan penampilan 50 artis, seperti Zaskia Gotik, Wali, Siti Badriah, Kerispatih, The Virgin, dan lain-lain.

BERITA TERKAIT
PRJ Akan Digelar di Senayan

PRJ Akan Digelar di Senayan

Jumat, 20 Maret 2015 18542

Pekan Rakyat Jakarta Tak Lagi Digelar di Monas

Dianggap Gagal, PRJ Monas Dihentikan

Sabtu, 28 Juni 2014 23789

10 UKM Jakut Ikut Serta di Event Pekan Raya Jakarta

10 UKM Jakut Ramaikan PRJ

Jumat, 29 Mei 2015 5152

BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 877

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 792

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1157

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 596

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1096

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks