Kerusakan aset kantor pemerintahan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta rupanya masih ditemukan. Kali ini, plafon kantor Walikota Jakarta Barat di Jl Kembangan Raya ambrol. Selain mengganggu keindahan, ambrolnya plafon tersebut juga mengganggu kenyamanan dan bisa membahayakan pegawai maupun pengunjung yang datang.
Pantauan beritajakarta.com, plafon yang ambrol itu terdapat di gedung Blok B, tepatnya di lantai dua ruang loby MH Thamrin. Plafon yang terbuat dari gipsum itu tampak rusak parah hingga menyisakan lubang yang cukup besar di beberapa titik. Tak hanya itu, kondisi baja ringan yang digunakan sebagai penyangga gipsum itu juga tampak karatan dan dikhawatirkan bisa ambruk sewaktu-waktu.
Priyono (30), salah satu petugas kebersihan gedung yang bertugas di lantai tersebut menuturkan, kerusakan plafon sudah terjadi hampir setahun lalu. Penyebabnya, diduga plafon tersebut terkena air dari pipa air conditioner (AC) yang terdapat di atas plafon yang bocor. "Awalnya satu per satu plafon rusak akibat terkena air dari pipa AC yang bocor," ujar Priyono, Senin (24/2).
Dikatakan Priyono, kerusakan pada plafon itu sudah terjadi untuk kali keduanya. "Tahun lalu, plafon di lokasi itu juga pernah rusak parah dan sudah diperbaiki. Tapi, saat ini kembali rusak karena saat perbaikan tidak dicari titik penyebab plafon yang rusak," kata Priyono.
Kepala Bagian Umum dan Protokol Pemkot Administrasi Jakarta Barat, Haryanto saat dikonfirmasi mengenai kerusakan itu tak mau memberikan banyak komentar. Namun, dirinya berjanji segera memperbaiki plafon yang rusak tersebut. "Ini mau kami cek dulu. Jika perlu diperbaiki, demi keamanan dan kenyamanan segera diperbaiki," tandas Haryanto.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar
Kamis, 19 Maret 2026
2426
Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan
Kamis, 19 Maret 2026
2555
Pemprov DKI Bakal Gelar Halalbihalal di Lapangan Banteng
Sabtu, 21 Maret 2026
1004
Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan
Selasa, 17 Maret 2026
1794
DKI dan Kemenag RI Sepakati Kerja Sama Pemanfaatan Barang Milik Daerah