Ahok Ingin Penghuni Rusunawa Dapat Layanan Dokter Pribadi

Minggu, 24 Mei 2015 Reporter: Folmer Editor: Erikyanri Maulana 4782

Basuki Apresiasi Program Ketuk Pintu Layani Dengan Hati

(Foto: Reza Hapiz)

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengapresiasi program Ketuk Pintu Layani dengan Hati yang digagas Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta bersama tim PKK. Program tersebut merupakan layanan kesehatan bagi warga ibu kota terutama yang tinggal di rumah susun sederhana.

Saya nggak mau ada istilah perut penuh dompet kosong. Nggak bisa, harus ketiganya terpenuhi

"Saya sangat apresiasi Dinkes karena kalau pakai istilah orang tua dulu, kalau sudah sakit nggak ada uang tidak apa-apa yang penting sehat. Tapi kalau sekarang kan nggak berlaku kayak gitu," ujar Basuki saat peluncuran program tersebut di Rusun Pinus Elok, Cakung, Jakarta Timur, Minggu (24/5).

Ia mengatakan, tugas seorang pejabat di DKI Jakarta sangat jelas yakni membuat penuh kepala, perut dan dompet rakyat. "Saya nggak mau ada istilah perut penuh dompet kosong. Nggak bisa, harus ketiganya terpenuhi," ujarnya.

Basuki mengungkapkan keinginannnya agar warga yang menghuni rumah susun sederhana sewa (rusunawa) dapat memiliki layanan dokter pribadi layaknya keluarga berstatus ekonomi menengah ke atas.

Keinginan mantan Bupati Belitung Timur ini terinspirasi saat kehidupannya saat masih kecil. "Saya beruntung kehidupan ayah cukup sehingga kami bisa memiliki dokter pribadi. Jadi, kalau kami sakit, ayah langsung menelepon dokter dan memeriksa kesehatan kami di rumah. Ini yang saya ingin terapkan juga di Jakarta," paparnya.

Ia menegaskan, program yang digagas oleh Dinkes DKI Jakarta ini sangat penting. Sebab, urusan kesehatan warga Jakarta dari mulai dalam janin sampai lansia meninggal, akan diurus oleh Pemprov DKI.

"Kami ingin 1.250 jiwa diurus 1 dokter dan bidan. Jadi seolah warga punya dokter pribadi Kita nggak mau dengar ada gizi buruk. Orang Jakarta itu banyak yang pintar, yang susah nyari orang kaya-kaya," ucapnya.

BERITA TERKAIT
Anggaran Siluman di Dinas Kesehatan untuk Pengadaan Alat Damkar

Soal Anggaran Alat Pemadam, Dinkes DKI Belum Butuh

Kamis, 06 November 2014 4525

DKI Luncurkan Program Ketuk Pintu Layani dengan Hati

DKI Luncurkan Program Ketuk Pintu Layani dengan Hati

Minggu, 24 Mei 2015 28632

15 Puskesmas Kecamatan di Jakarta Jadi RSU Tipe D

1 April, 15 Rumah Sakit Umum Tipe D Beroperasi

Selasa, 17 Maret 2015 23155

Jumat, Dinkes Minta Sekda Ajak PNS DKI Lakukan PSN

Dinkes DKI Usul PSN Dilakukan di Balaikota

Selasa, 10 Maret 2015 8661

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2950

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 1316

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 512

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1292

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1098

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks