Perluas Digitalisasi Pasar UMKM, Pemprov DKI Luncurkan Katalog Whatsapp Bisnis dan QRIS Jakpreneur

Selasa, 23 Agustus 2022 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Andry 2002

Pemprov DKI Luncurkan Katalog Whatsapp Bisnis dan QRIS Jakpreneur

(Foto: Istimewa)

Untuk memperluas pasar digital bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM), Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta menggandeng Meta Boost untuk meluncurkan Katalog Whatsapp Bisnis dan QRIS Jakprenuer.

Kami harus membesarkan yang kecil

Peluncuran dilaksanakan secara simbolis di ruang serbaguna Blok G Balaikota, Selasa (23/8).

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melihat pelaku UMKM perlu perhatian khusus dari pemerintah sehingga mereka dapat tumbuh berkembang, di tengah digitalisasi yang menjadi tantangan bagi sebagian pelaku UMKM.

“Dinas PPKUKM mengurusi mereka (pelaku usaha) yang kecil, mikro, ultra mikro dan menengah. Mereka yang membutuhkan bantuan pemerintah, karena itu prinsipnya kami bukan mengecilkan yang besar tetapi kami harus membesarkan yang kecil,” terangnya seperti dikutip dari Siaran Pers PPID DKI Jakarta, Selasa (23/8).

Melalui Katalog Whatsapp Bisnis Jakpreneur, diharapkan para pelaku UMKM dapat mempromosikan produk Jakpreneur dengan cara yang lebih mudah, masif dan populer.

Katalog ini akan terus dikembangkan sehingga seluruh Jakpreneur akan berkesempatan untuk dipromosikan produknya melalui Katalog Whatsapp Bisnis Jakpreneur, sekaligus mengakselerasi digitalisasi UMKM.

“Kami ingin agar kami dibantu untuk meningkatkan UMKM di Jakarta dengan berkolaborasi, tujuannya agar para pelaku UMKM memiliki business plan yang harus jalan dan ini harus dijangkau lebih banyak lagi, melalui kerjasama dengan Meta, bantu identifikasi mereka yang perlu support dan dapatkan feedback, apalagi 95 persen lebih pelaku ekonomi di Jakarta adalah mikro dan kecil,” papar Gubernur Anies.

Sementara itu menurut Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan kurasi terhadap 478 usulan produk yang disampaikan oleh seluruh OPD Pengampu Jakpreneur untuk memilih 77 peserta dari komoditi kuliner, fesyen, kerajinan serta produk kesehatan dan kecantikan. Jumlah 77 peserta ini dipilih bersesuaian dengan momentum peringatan HUT RI ke-77.

“Ini merupakan salah satu terobosan yang membuka jalan bagi pelaku UMKM untuk mengakses pasar yang lebih luas. Terlebih apa yang ditampilkan di katalog merupakan produk-produk yang telah dikurasi, sehingga dipastikan berkualitas,” tandas Ratu.

Selain peluncuran Katalog Whatsapp Bisnis Jakpreneur, dalam kesempatan itu juga diluncurkan QRIS Jakpreneur.

QRIS Jakpreneur merupakan inovasi pembayaran digital bagi pemasaran peserta Jakpreneur yang dapat memudahkan para Pembina Jakpreneur untuk memonitor transaksi pemasaran secara real time melalui dashboard yang dibangun oleh Kolaborator PT Netzme Kreasi Indonesia.

BERITA TERKAIT
77 Jakpreneur Ikuti Bazar UMKM di Balai Kota

77 Jakpreneur Ikuti Bazar UMKM di Balai Kota

Selasa, 23 Agustus 2022 2450

Kementerian Perdagangan dan Pemprov DKI Dukung Digitalisasi UMKM di Pasar Tomang

Kementerian Perdagangan dan Pemprov DKI Dukung Digitalisasi UMKM di Pasar Tomang

Kamis, 18 Agustus 2022 3878

Pemprov DKI Kerja Sama Dengan YLKI (PPID)

Lindungi Konsumen Dengan Gerakan Konsumen Cerdas, Pemprov DKI Kerja Sama Dengan YLKI

Selasa, 09 Agustus 2022 2044

BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 879

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 796

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1159

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 598

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1100

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks