Anak Baru Sembuh COVID-19 Dipastikan Bisa Divaksin Campak Rubela

Senin, 15 Agustus 2022 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Andry 2273

Anak Baru Sembuh COVID-19 Dipastikan Bisa Divaksin Campak Rubela 2

(Foto: Nugroho Sejati)

Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta memastikan anak yang baru sembuh dari COVID-19 dapat menerima vaksin campak rubela, bahkan satu hari setelah dinyatakan negatif.

Satu hari sesudah sembuh pun bisa langsung disuntikkan vaksin campak rubela

Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinkes DKI Jakarta, Ngabila Salama mengatakan, tidak ada jarak hari dari merek vaksin lain bagi anak yang akan divaksin campak rubela. Vaksin tersebut bahkan bisa diberikan langsung sekaligus (4-5 merek vaksin berbeda dalam satu waktu).

“Jika ada yang COVID-19, satu hari sesudah sembuh pun bisa langsung disuntikan vaksin campak rubela. Pastikan anak sehat saat penyuntikan dan belum ulang tahun ke-5,” ujarnya, Senin (15/8).

Ngabila menjelaskan, anak yang sedang menderita batuk dan pilek juga dapat menerima vaksin dalam kegiatan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN). Akan tetapi, vaksin harus ditunda jika anak sedang demam dengan suhu lebih dari 38 derajat.

“Vaksin campak rubela aman, sehat, bermanfaat dan berkualitas,” ucapnya.

Perlu diketahui, pemerintah membuat program prioritas untuk memberi vaksin gratis karena campak rubela sangat berbahaya untuk kesehatan anak.

34 provinsi serempak melakukan kampanye imunisasi campak rubela pada Agustus 2022 untuk menciptakan herd immunity anak.

BIAN merupakan upaya pencegahan agar tidak terjadi Kejadian Luar Biasa Penyakit-Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (KLB PD3I) dan akibat terjadi penurunan cakupan imunisasi rutin pada anak selama pandemi COVID-19.

Provinsi DKI Jakarta dalam menjalankan BIAN ini memiliki sasaran balita usia 9-59 bulan dengan imunisasi tambahan campak rubela tanpa memandang status imunisasi.

Selain itu imunisasi kejar bagi yang belum lengkap imunisasi polio oral sebanyak empat kali, polio suntik sebanyak satu kali, dan DPT-Hb-Hib (pentabio) sebanyak tiga kali.

“Manfaat BIAN dapat mencegah kesakitan dan kecacatan akibat campak, rubela, polio, difteri, pertusis (batu rejan), hepatitis B, pneumonia (radang paru) dan meningitis (radang selaput otak),” tandas Ngabila.

BERITA TERKAIT
 48.904 Anak di Jakarta Sudah Divaksin Campak Rubela

48.904 Anak di Jakarta Sudah Divaksin Campak Rubela

Selasa, 09 Agustus 2022 2171

Ini 31 Lokasi Pos Imunisasi BIAN dan Vaksinasi Booster Covid-19 pada Akhir Pekan

Ini 31 Lokasi Pos Imunisasi BIAN dan Vaksinasi Booster COVID-19 di Akhir Pekan

Jumat, 12 Agustus 2022 2948

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9260

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3228

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3648

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1944

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1513

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks