48.904 Anak di Jakarta Sudah Divaksin Campak Rubela

Selasa, 09 Agustus 2022 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Andry 2307

 48.904 Anak di Jakarta Sudah Divaksin Campak Rubela

(Foto: doc)

Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mencatat, 48.904 anak usia 9-59 bulan di Ibu Kota telah mendapatkan vaksin campak rubela selama kegiatan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) periode 1-8 Agustus 2022. 

Setiap hari di 44 puskesmas kecamatan yang ada di Jakarta

Angka tersebut baru mencapai 6,83 persen dari jumlah target sasaran vaksin campak rubela yang ditetapkan 715.786 anak.

Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinkes DKI Jakarta, Ngabila Salama mengatakan, rata-rata 7.000 anak divaksin Campak Rubela per harinya. 

Ribuan anak tersebut divaksin di tempat kegiatan BIAN seperti rumah sakit, posyandu, pos vaksinasi dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya. Warga yang ingin mendapat layanan ini bisa langsung datang ke lokasi tanpa harus mendaftar.

“Selama Agustus ini, layanan imunisasi anak buka 24 jam setiap hari di 44 puskesmas kecamatan yang ada di Jakarta. Semua anak, baik WNA maupun WNI, ada NIK atau belum punya NIK bisa diimunisasi di Jakarta,” ungkap Ngabila, Selasa (9/8).

Ngabila menjelaskan, pendaftaran imunisasi anak juga bisa melalui aplikasi JAKI, namun untuk lokasi-lokasi tertentu seperti Balai Kota DKI Jakarta, Taman Lapangan Banteng, Jakarta Islamic Center Koja, Mall Daan Mogot Kalideres, Mall Ciputra Grogol Petamburan, RPTRA Asoka Jati Padang, Taman Kelinci Bambu Apus dan Kantor Wali Kota Jakarta Timur.

“Kami juga mengajak orang tua yang sudah menyuntikan tambahan campak rubela untuk anak agar dapat mendokumentasikan dalam bentuk sertifikat di laman atau link https://linktr.ee/sertifikatbian2022,” ucap Ngabila.

Ia menyampaikan, BIAN merupakan upaya pencegahan agar tidak terjadi Kejadian Luar Biasa Penyakit-Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (KLB PD3I) dan akibat terjadi penurunan cakupan imunisasi rutin pada anak selama pandemi COVID-19.

Provinsi DKI Jakarta dalam menjalankan BIAN ini memiliki sasaran balita usia 9-59 bulan dengan imunisasi tambahan campak rubela tanpa memandang status imunisasi. 

Selain itu imunisasi kejar bagi yang belum lengkap imunisasi polio oral sebanyak empat kali, polio suntik sebanyak satu kali, dan DPT-Hb-Hib (pentabio) sebanyak tiga kali.

“Manfaat BIAN dapat mencegah kesakitan dan kecacatan akibat campak, rubela, polio, difteri, pertusis (batu rejan), hepatitis B, pneumonia (radang paru) dan neningitis (radang selaput otak),” tandas Ngabila.

BERITA TERKAIT
Sudin Kesehatan Jakbar Gelar Gerebek Imunisasi

Sudin Kesehatan Jakbar Gelar Gerebek Imunisasi

Selasa, 16 Oktober 2018 4555

Jakarta Barat Targetkan 181.000 Balita Terimunisasi Dalam Program BIAN

Program BIAN Jakarta Barat Sasar 181.000 Balita

Jumat, 05 Agustus 2022 2389

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7135

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4826

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2116

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2509

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1123

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks