70 Personel Gabungan Awasi Produk Pangan di Lima Pasar Tradisional

Rabu, 27 Juli 2022 Reporter: Nurito Editor: Budhy Tristanto 2669

 70 Personel Gabungan Lakukan Pengawasan Produk Pangan di Lima Pasar Tradisional di Jaktim

(Foto: Nurito)

Guna mengantisipasi beredarnya produk pangan yang mengandung zat kimia berhaya, sebanyak 70 personel gabungan melakukan pengawasan di lima pasar tradisional di wilayah Jakarta Timur, Rabu (27/7). Pengawasan ini sekaligus untuk mengecek harga-harga komoditi pasca Idul Fitri 1443 H.

Belum ditemukan adanya produk pangan yang mengandung zat kimia berbahaya dari lima pasar itu

Personel gabungan dari unsur Sudin KPKP, Bagian Perekonomian, Sudin PPKUKM dan Korwas Polda Metro Jaya ini melakukan pemeriksaan produk pangan di Pasar Klender SS, Pasar Perumnas Klender, Pasar Sawah Barat, Pasar Ciplak dan Pasar Pondok Bambu. Mereka mengambil sejumlah sampel produk pangan  untuk diperiksa di laboratorium yang disiagakan di Pasar Klender SS.

Ada pun produk pangan yang diperiksa antara lain, ayam potong, tahu, aneka jenis sayur mayur, produk pangan olahan seperti bakso, tahu, sosis dan komoditi lainnya.

Menurut Kasudin Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kota Jakarta Timur, Ali Nurdin, giat ini rutin dilakukan untuk mengantisipasi beredarnya produk pangan berbahaya yang mengandung zat kimia. Seperti boraks, rodhamin, formalin, methamin yellow dan sejumlah zat kimia berbahaya lainnya.

"Ini untuk memberikan keamaan pangan, agar aman dikonsumsi. Sejauh ini belum ditemukan adanya produk pangan yang mengandung zat kimia berbahaya dari lima pasar  itu," ujar Ali.

Disebutkan, dalam pengawasan ini tim gabungan juga mengecek harga-harga komoditi. Hasil pengawasan sementara, sejumlah komoditi mulai menurun harganya. Misalnya harga bawang merah turun dari Rp 80 ribu per kilogram menjadi Rp 40 ribu per kilogram.

Kemudian cabe merah krinting dari Rp 120 ribu per kilogram menjadi Rp 80 ribu per kilogram, cabe merah besar dari Rp 180 ribu per kilogram menjadi Rp 80 ribu per kilogram. Selain itu, telur ayam juga turun dari Rp 29 ribu per kilogram menjadi Rp 28 ribu per kilogram.

Penurunan harga komidit ini, diakui Ipin (43), salah seorang pedagang sayur di Pasar Klender SS. Menurutnya, penurunan harga sejumlah komiditi ini sudah terjadi sejak sepekan lalu.  

"Harga komoditi saat ini memang mulai turun dan cenderung normal.Mudah-mudahan ke depan harganya tetap stabil agar penjualan juga tidak mengalami kendala," harapnya.

BERITA TERKAIT
Sudin KPKP Jaksel Gelar Pengawasan Pangan

Pengawasan Produk Pangan Digencarkan Jelang Lebaran

Selasa, 19 April 2022 1930

Sudin KPKP Jaktim Pantau Pemotongan Hewan Kurban di Duren Sawit

Sudin KPKP Jaktim Pantau Pemotongan Hewan Kurban di Duren Sawit

Senin, 11 Juli 2022 2366

Jelang Puasa, Personel Gabungan Lakukan Pengawasan di Lima Pasar

Pemkot Jaktim Lakukan Pengawasan Produk Pangan di Lima Pasar

Kamis, 24 Maret 2022 3463

Sudin KPKP Jaksel Gelar Pengawasan Pangan Terpadu di Pasar Modern

Pengawasan Pangan Terpadu Diintensifkan Jelang Ramadan

Senin, 21 Maret 2022 2884

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7142

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4831

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2314

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2530

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1179

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks