3.269 Nelayan Terkena Proyek New Port Tanjung Priok

Kamis, 07 Mei 2015 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Widodo Bogiarto 7246

Ribuan Nelayan Terdampak Pembangunan Pelabuhan New Port Kalibaru

(Foto: Bayu Suseno)

Sebanyak 3.269 nelayan kecil di Kelurahan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, mulai terdampak proyek perluasan Pelabuhan New Port Tanjung Priok. Pasalnya, sejak tiga bulan terakhir mereka tidak dapat lagi mencari ikan di sekitar perairan Kali Baru.

Makanya para nelayan di Kalibaru sekarang terpaksa melaut ke tengah

Ribuan nelayan yang hanya memiliki perahu ukuran kecil ini setiap hari hanya bisa mencari ikan dalam radius dua kilometer dari bibir pantai. Namun lantaran ada perluasan Pelabuhan New Port Tanjung Priok mereka tidak diperkenankan mencari ikan di sekitar perairan Kalibaru.

"Makanya para nelayan di Kalibaru sekarang terpaksa melaut ke tengah. Tapi kan kesulitannya kapal mereka kecil-kecil sehingga tidak kuat hadapi ombak," kata Kubil (50), Ketua Paguyuban Nelayan Kecamatan Cilincing, Kamis (7/5).

Menurut Kubil, meski sudah mencari ikan hingga ke tengah laut namun tidak menjamin nelayan memperoleh ikan lebih banyak. Bahkan kerap mereka tidak memperoleh hasil sama sekali.

Sekretaris Perusahaan PT Pembangunan Pelabuhan Indonesia (PPI), Hambar Wiyadi mengatakan, proyek perluasan Pelabuhan New Port Tanjung Priok sudah sesuai master plane dan memiliki izin analisa dampak lingkungan (Amdal). Selain itu, sejak sebelum pembangunan dilaksanakan, masyarakat sudah disosialisasikan tentang rencana pembangunan.

"Memang secara aturan tidak boleh memasuki ring-1. Tentang nelayan, kita juga sudah berkomunikasi dengan pihak Sudin Kelautan, Peternakan dan Ketahanan Pangan Jakarta Utara untuk ikut mencarikan solusi," ujar Hambar.

Kepala Suku Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) Jakarta Utara, Una Rusmana menyebutkan, pihaknya sudah melakukan pengecekan ke lokasi. Diakuinya, memang sejak beberapa bulan terakhir para nelayan di wilayah Kalibaru kesulitan mendapat ikan karena tidak diperbolehkan menjala ikan di perairan tempat biasa mereka menjaring.

"Kita sudah coba komunikasikan dengan pihak pengembang. Namun sampai sekarang kita masih carikan alternatif solusi," jelas Una.

BERITA TERKAIT
Relokasi Pasar Ikan Muara Angke Direalisasikan April

April, Pedagang Grosir Ikan Muara Angke Direlokasi

Kamis, 19 Maret 2015 5108

Perluasan New Port Tanjung Priok, 4 RW Dikosongkan

4 RW Terkena Proyek Perluasan New Port Tanjung Priok

Kamis, 07 Agustus 2014 17913

Jl Bugis Akan Jadi Destinasi Wisata Kuliner

Jl Bugis Akan Dijadikan Destinasi Wisata Kuliner

Sabtu, 28 Maret 2015 10833

Puskesmas Kecamatan Tanjung Priok Terkendala Lahan dan Ruangan

Pelayanan Puskesmas Kecamatan Tanjung Priok Terkendala

Senin, 20 April 2015 15728

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2930

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 1273

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 504

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1285

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1089

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks