Gedung Arsip DKI Diminta Dibenahi

Rabu, 06 Mei 2015 Reporter: Nurito Editor: Lopi Kasim 8977

Wagub : Arsip DKI Jantungnya Ibukota

(Foto: Nurito)

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidajat mengatakan, arsip daerah merupakan jantungnya ibu kota lantaran seluruh aset Pemprov DKI Jakarta berada di Gedung Arsip dan Perpustakaan Daerah. Menurut Djarot, jika arsip tersimpan rapi dan aman maka sistem administrasi akan tertib.  

Gedung ini masih dianggap tidak aman. Karena sarana pemadam kebakaran yang ada belum maksimal. Padahal gedung ini tempat penyimpanan arsip yang sangat penting

Dikatakan Djarot, gedung arsip yang ada saat ini masih tidak aman. Sebab, sistem pencegahan kebakaran yang ada tidak maksimal. Mantan Walikota Blitar tersebut meminta Dinas Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta untuk membenahi seluruh sarana pemadam kebakaran di gedung tersebut.

"Gedung ini masih dianggap tidak aman. Karena sarana pemadam kebakaran yang ada belum maksimal. Padahal gedung ini tempat penyimpanan arsip yang sangat penting. Semua data administrasi se DKI tersimpan di sini," ujar Djarot, saat meninjau Gedung Arsip dan Perpustakaan DKI Jakarta di Jl Perintis Kemerdekaan, Pulomas, Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (6/5).

Djarot mengatakan, DKI sebenarnya memiliki kekayaan aset yang sangat luar biasa namun kurang dimanfaatkan dengan maksimal.

Kepala Badan Arsip dan Perpustkaan Daerah DKI Jakarta, Tinia Budiati menambahkan, di gudang arsip saat ini tersimpan sekitar 120 ribu boks. Masing-masing boks berisi 40-70 lembar arsip. Dari jumlah itu, 30 persen di antaranya atau sekitar 4,9 juta lembar sudah berubah menggunakan sistem digitalisasi.

"Saat ini gudang arsip kita anggap masih cukup untuk menyimpan. Namun ke depan tidak akan cukup lagi karena setiap saat ada penambahan arsip. Karena itu ada penyusutan arsip, terutama untuk arsip yang sudah lama dan rusak. Namun informasi soal arsip itu tidak dihilangkan, sebab sudah dipindah ke sistem digital," ujar Tini Budiati.

Penyusutan arsip, lanjut Tini, terjadi pada arsip terbitan tahun 1930-1950 dan rusak karena usia sehingga tidak lagi perlu disimpan. Saat ini, arsip yang paling banyak dimanfaatkan masyarakat antara lain Izin Mendirikan Bangunan, akta jual beli. Kemudian, keuangan karena terkait dengan kepentingan pemeriksaan.

Dalam kesempatan tersebut, Djarot sempat meninjau sejumlah ruangan. Di antaranya, tempat penyimpanan arsip di lantai dasar dan lantai 8, ruangan data server, penyimpanan UPS dan tempat scaner surat-surat.

BERITA TERKAIT
Gedung SKKT Bakal Dilengkapi Sarana Olahraga

Gedung SKKT Bakal Dilengkapi Sarana Olahraga

Minggu, 18 Januari 2015 6705

Sudin P2B Sudah Peringatkan Kontraktor Jembatan TIM

Sudin P2B Sudah Peringatkan Kontraktor Jembatan TIM

Kamis, 06 November 2014 5720

 Dua Petugas Terluka Saat Mengevakuasi Korban Jembatan Penghubung

Ahok Dukung Polisi Selesaikan Kasus Jembatan Ambruk

Sabtu, 01 November 2014 6048

Museum Arsip Nasional Kurang Diminati Wisatawan Lokal

Museum Arsip Nasional Kurang Diminati

Senin, 05 Mei 2014 146902

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7149

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4837

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2464

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2546

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1219

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks