Pemprov DKI Jakarta Gelar Diskusi Lingkungan #JakartakeDepan

Kamis, 07 Juli 2022 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Erikyanri Maulana 3085

Pemprov DKI Jakarta Gelar Diskusi Lingkungan#JakartakeDepan

(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar diskusi publik Lingkungan#JakartakeDepan dengan tema Menuju Jakarta yang Bersih, Asri, Sehat dan Berketahanan secara daring serta disiarkan live melalui kanal youtube Pemprov DKI Jakarta.

Tujuannya Jakarta berkelanjutan dengan pembangunan terencana

Kepala Biro Pembangunan Lingkungan Hidup Setda Provinsi DKI Jakarta, Iwan Kurniawan mengatakan, kegiatan diskusi sebagai upaya menjaring aspirasi dari publik menuju Jakarta yang bersih, asri dan berketahanan. Selama ini Pemprov DKI Jakarta sudah berkomitmen menjadi kota berketahan dan berkelanjutan.

"Jakarta berkomitmen berketahanan iklim tahun 2030 melalui penurunan gas emisi kaca 30 persen dan merambat zero emition di 2050," ujarnya, Kamis (7/7).

Berbagai upaya juga sudah dilakukan sebagai implementasinya seperti kebijakan yang pro terhadap transportasi massal, penggunaan bus listrik serta penyediaan ruang terbuka hijau yang terus digalakkan. Namun demikian, pihaknya tetap berharap ada masukan dari publik untuk menyempurnakan rencana dan implementasinya agar mampu menghadapi perubahan iklim serta tidak lagi menjadi ibu kota.

"Tujuannya Jakarta berkelanjutan dengan pembangunan terencana memperhatikan kelestarian dan keseimbangan lingkungan hidup sehingga bisa menjamin keberlangsungan kehidupan generasi masa kini dan masa depan," tegasnya.

Ahli Bidang Pengawasan dan Penyelidikan Lingkungan Hidup, Bambang Pramudyanto mengatakan, dari pengamatan yang dilakukan selama ini persoalan sampah di laut masih menjadi isu strategis DKI. Namun diakui, agar dapat menuntaskan persoalan dibutuhkan peran pemerintah pusat lantaran penanganan sungai sebagai sumber sampah melibatkan sejumlah daerah sekitar DKI Jakarta.

"Butuh integrated coastal management. Pemerintah Pusat harus terlibat juga,” tegasnya.

Selain itu Bambang menyoroti minimnya sumber daya pengawasan yang dimiliki Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta. Alhasil, pengawasan terhadap ribuan usaha yang potensial menebarkan limbah dan sampah tidak bisa maksimal.

"Seharusnya DKI juga punya penyuluh lingkungan hingga tingkat kelurahan dan kecamatan," ucapnya.

Kepala Dinas LH DKI Jakarta, Asep Kuswanto mengakui jajarannya masih minim SDM pelaksana pengawasan. Ke depan, ini bakal menjadi perhatian agar bisa ditingkatkan.

Mengenai strategi penanganan pencemaran, Asep mengaku sudah menyusun action plan di antaranya, strategi pengendalian pencemaran air dengan melakukan pengembangan penyediaan sumber air melalui 3R dalam pengelolaan air minum/air bersih di setiap kota, pemulihan baku mutu air sungai, situ/waduk, laut dan air tanah.

Kemudian strategi pengendalian pencemaran udara di antaranya melalui peningkatan tata kelola pengendalian pencemaran udara, pengurangan emisi pencemar udara dari sumber bergerak dan pengurangan emisi pencemar udara dari sumber tidak bergerak.

"Kita juga sudah memiliki strategi pencegahan banjir serta strategi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Kajian#JakartakeDepan Bahas Tantangan Penyelenggaran Kesejahteraan Sosial

Kajian #JakartakeDepan Bahas Tantangan Penyelenggaran Kesejahteraan Sosial

Kamis, 21 April 2022 2288

Kajian #JakartakeDepan, Upaya Pemenuhan Hak Perempuan Semakin Penting

Kajian #JakartakeDepan, Upaya Pemenuhan Hak Perempuan Semakin Penting

Kamis, 09 Juni 2022 2716

BERITA POPULER
IMG 20260319 191414

PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

Kamis, 19 Maret 2026 2295

IMG 20260319 WA0000

Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

Kamis, 19 Maret 2026 2221

Mudik gratis pemprov rezap

Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

Selasa, 17 Maret 2026 1687

Car free night sarinah otoy

Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran

Kamis, 19 Maret 2026 949

Pemprov dki kemenag jalan istiqlal folmer

DKI dan Kemenag RI Sepakati Kerja Sama Pemanfaatan Barang Milik Daerah

Senin, 16 Maret 2026 1341

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks