2016, Ahok Ingin Jakarta Jadi Kota Tertib dan Aman

Selasa, 05 Mei 2015 Reporter: Folmer Editor: Agustian Anas 5682

Basuki : Kota Jakarta Jadi Aman, Nyaman Tahun 2016

(Foto: Yopie Oscar)

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menginginkan Jakarta menjadi kota yang tertib, aman, dan nyaman bagi warganya pada tahun 2016 mendatang. Keinginan Basuki disampaikan saat menggelar rapat koordinasi kelompok kerja (Pokja) lima tertib Jakarta, di Balaikota, Senin (4/5) sore.

Saya berharap tahun 2016, Jakarta bisa menjadi kota yang tertib, aman, nyaman, bersih, tertata rapi, dan manusiawi

Pokja Lima tertib yang dibentuk oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI yakni tertib hunian, tertib sampah, tertib pedagang kaki lima (PKL), tertib lalu lintas, dan tertib demo.

Rapat tersebut dihadiri oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) baik TNI maupun Polri, serta Sekretaris Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Letjen TNI Langgeng Sulistiyono. "Saya berharap tahun 2016, Jakarta bisa menjadi kota yang tertib, aman, nyaman, bersih, tertata rapi, dan manusiawi," kata pria yang beken disapa Ahok itu.

Ia mengatakan, kota Jakarta saat ini membutuhkan ketertiban yang erat kaitannya dengan kedisiplinan. "Bicara soal disiplin, mau tidak mau akan berhubungan dengan TNI dan Polri. Untuk urusan kebersihan toilet saja, kita mesti belajar dari TNI. Toilet di Markas kopassus bersih dan wangi, coba bandingkan dengan toilet di kantor pemerintah," ujarnya.

Ahok pun menginginkan hal-hal yang berkaitan dengan lima tertib ini dapat diterapkan sehingga kondisi Jakarta menjadi lebih baik. "Sebagai contoh tertib hunian. Yang kita hadapi di Jakarta adalah premanisme. Ada preman menjual unit rusun, oknum pengurus RT/RW. Kita harus betul-betul membereskan masalah ini," jelasnya.

Sedangkan, lanjut Ahok, bicara soal tertib buang sampah di ibu kota adalah hukuman. "Orang Jakarta pasti bilang tidak ada dasar hukum membuang sampah sembarangan, kita (Pemprov DKI) bisa digugat. Saya minta digalakkan operasi tangkap tangan bagi pembuang sampah sembarangan. Itu tugas walikota," ungkapnya.

Sementara untuk mewujudkan tertib PKL di Jakarta, Ahok meminta kepada Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) DKI Jakarta untuk tidak menggelar penertiban jika lokasi pengganti belum tersedia. Sebab, PKL merupakan penopang ekonomi masyarakat menengah ke bawah di Jakarta sehingga tidak boleh dimatikan.

"Ekonomi kerakyatan penting. Walaupun perda melarang pedagang menjual dagang di atas trotar. Kalau belum ada tempat pengganti, jangan digusur dulu," tegasnya mantan Bupati Belitung Timur itu.

Suami Veronica Tan ini juga meminta Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI bertindak tegas dalam mewujudkan tertib lalu lintas. "Dishub DKI harus tindak tegas angkot yang suka ngetem di jalan. Kasih sanksi tegas kepada sopir angkot yang nakal," tandasnya.

BERITA TERKAIT
patuhi rambu lalu lintas

Wujudkan Tertib Lalin, Polda Perketat Pengurusan SIM

Sabtu, 11 April 2015 5440

Sudinhub Jakpus Bakal Tempel Sticker Larangan Parkir Bagi Mobil Pemerintah

Jakpus Akan Tempel Stiker Larangan Parkir untuk Mobil Dinas

Rabu, 04 Maret 2015 10057

PKL, Lalin dan Hunian Jadi Konsentrasi Program 5 Tertib di Jakbar

Jakbar Fokuskan Program 5 Tertib

Selasa, 07 April 2015 4706

Petugas Dishub Terlibat Pungli Terancam Dipecat

Petugas Dishub Terlibat Pungli Terancam Dipecat

Sabtu, 07 Februari 2015 5439

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2846

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1251

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1040

Gempa kepulauan seribu ist2

Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

Sabtu, 12 September 2026 1181

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 576

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks