Katar: Kebijakan Perpanjangan PSBB dengan Masa Transisi Sangat Tepat

Jumat, 05 Juni 2020 Reporter: Budhy Tristanto Editor: Budhy Tristanto 2565

Katar: Kebijakan Perpanjangan PSBB dengan Masa Transisi Sangat Tepat

(Foto: doc)

Ketua Masyarakat Pemerhati Jakarta Baru ( Katar ), Sugiyanto menilai, keputusan  Gubernur DKI Jakarta, Anies Bawesdan, memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB )  dan menetapkan bulan Juni ini sebagai masa transisi sudah sangat tepat.

Gubernur Anies telah membuat kebijakan yang tepat, Every Body Happy

Sebab, kata Sugiyanto, selain untuk terus mengurangi penularan wabah Coronavirus Disease 2019 ( Covid-19), kebijakan ini juga memberi harapan baru bagi kegiatan usaha dan perkantoran, ibadah keagamaan, restoran, dan kegiatan mamfaat besar lainnya.

"Kebjiakan tersebut diambil atas pertimbangan matang dan berdasarkan atas data saintifik  tentang  Covid-19 di Jakarta. Gubernur Anies telah membuat kebijakan yang tepat, Every Body Happy, ”tegas Sugiyanto, saat dihubungi melalui telepon di Jakarta, Kamis ( 4/6).

Menurut Sugiyanto, penjelasan Gubernur Anies Bawesdan yang disiarkan melalui YouTube Pemprov DKI Jakarta (http://www.youtube.com/dkijakarta ) tentang alasan memperpanjang PSBB dan menetapkan Juni ini sebagai masa transisi  sulit untuk dibantah, lantaran sangat logis dan rasional. Keputusan itu dapat diterima oleh semua pihak baik masyarakat yang tertib menjalankan aturan PSBB, dan  para pelaku usaha, juga pemerintah pusat.

Pria berkacamata yang akrab disapa SGY mengungkapkan,  pada  Maret lalu, angka effective reproduction number /Rt atau RO  ( angka penularan) virus corona di Jakarta  berada diangka 4. Lalu terus menurun, Juni penularannya berada diangka 0.99, tetapi Gubernur Anies tetap memperpanjang PSBB dengan masa  transisi  pada  Juni ini.

"Intinya Jakarta masih berstatus  PSBB, namun ada pelonggaran. Mulai Senin perkantoran di Jakarta boleh beroprasi dengan kapasitas 50 Persen, dan mulai besok kegiatan beribadah sudah mulai dilakukan dengan melaksanakan protokol kesehatan,” ujar  SGY

Dia menjelaskan,  berdasarkan uraian Gubernur Anies diketahui bahwa ada tiga indikator untuk dapat melonggarkan PSBB, yaitu epidemologi, nilainya 75, kesehatan publik total nilainya sekitar 70. Sementara fasilitas kesehatan total nilainya 100. Jumlah total keseluruhan itu 76, artinya dengan nilai diatas 70, PSBB dapat dilonggarkan secara bertahap.

Dalam masa transisi ini, sambung Sugiyanto, semua peraturan mengenai sanksi pemberlakuan pembatasan akan tetap berlaku dan akan tetap ditegakan, mulai dari kegiatan usaha hingga kegiatan kemasyarakatan. Masyarakat harus tetap mengunakan masker, menjaga jarak fisik, tidak berkerumun,  cuci tangan, dan aturan lainnya.

“Sukses fase transisi  pertama bulan Juni ini menuju fase transisi kedua tergantung dari kedisiplinan warga Jakarta. Jadi semua wajib patuh aturan PSBB untuk menuju kondisi aman, sehat dan pro kiduktif,” pungkas SGY.

BERITA TERKAIT
Legislator Dukung Penerapan Masa Transisi

Legislator Dukung Penerapan Masa Transisi

Kamis, 04 Juni 2020 2137

Pemprov DKI Terapkan PSBB Transisi, Tetap Waspada Terhadap Lonjakan Kasus

Pemprov DKI Terapkan PSBB Transisi, Tetap Waspada Terhadap Lonjakan Kasus

Kamis, 04 Juni 2020 3314

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7182

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4876

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 3458

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2637

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1366

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks