Senin, 16 September 2019
Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing
Editor: Toni Riyanto
2829
(Foto: Yopie Oscar)
Perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terhadap seni dan budaya Betawi mendapat apresiasi dari para seniman Betawi.
Sudah ada perkembangan
Salah seorang seniman sekaligus komedian di Komedian Betawi, Jaya Noin (42) menilai, perhatian atau dukungan dari Pemprov DKI Jakarta bukan hanya sekadar dari banyaknya tawaran tampil atau manggung. Tapi, juga dilakukan terkait pembenahan seni pertunjukan Betawi dari nilai etika dan estetika.
"Sudah ada perkembangan dalam rangka melestarikan budaya Betawi mulai teater, lenong, tari, musiknya dan banyak hal lain. Kita juga punya nilai jual dari kostum dan seni cerita yang menarik dan lebih kekinian," ujarnya, usai menjadi pengisi acara Milad ke-19 Perkampungan Budaya Betawi (PBB) Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (15/9) malam.
Jaya menanggapi positif adanya Pusat Pelatihan Seni Budaya di lima wilayah yang mendorong generasi muda di Ibukota agar mengenal budayanya sendiri, sehingga peluang terjadinya regenerasi sangat besar.
"Workshop perlu diperbanyak. Selain penampilan, anak-anak dan generasi muda perlu mengetahui kalau pertunjukan seni Betawi itu banyak jenisnya," terangnya.
Hal senada disampaikan, Atien Kisam (50), seniman sekaligus pelestari budaya dari Rumpun Kesenian Topeng Betawi.
Menurutnya, eksistensi seni budaya Betawi mulai dirasakan. Dalam setiap pertunjukan, sambungnya, Pemprov DKI juga mengedepankan manajemen seni pertunjukan yang mencakup etika dan estetika.
"Sudah mulai kerasa dari kesenian Betawi sudah mulai hidup apapun jenisnya, sampai kulinernya. Diangkat benar ke jenjang yang layak jual dan layak tampil. Pada era modern saat ini, artistik atau penataan lampu yang bagus, estetikanya mendukung sekali," ungkapnya,
Selain itu, sambung Atien, dibentuknya PPSB dapat memfasilitasi warga untuk mempelajari pertunjukan kesenian Betawi mulai dari bela diri, musik, tari, hingga teater. Pemprov DKI Jakarta juga memacu seniman Betawi untuk kreatif.
"Tawaran tampil dan pemberdayaan sekarang merata. Kita juga diminta kreatif supaya orang tidak mengenal pertunjukan yang konvensional saja," tandasnya.
BERITA TERKAIT
60 PJLP UPK PBB Setu Babakan Pentaskan Tari Betawi
Minggu, 15 September 2019
4024
Anies Ingin PBB Setu Babakan Jadi Pusat Pengembangan Budaya Betawi
Minggu, 15 September 2019
4541
BERITA POPULER
Pramono Sebut RW Kumuh di Jakarta Menurun Drastis
Rabu, 06 Mei 2026
1070
1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan
Senin, 04 Mei 2026
968
Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL
Senin, 04 Mei 2026
901
Pemberian Insentif Kendaraan Listrik Dukung Kampanye Energi Bersih
Selasa, 05 Mei 2026
698
Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026