Sudin Parbud Jaksel Ingin Buat Ekowisata Susur Ciliwung

Jumat, 06 September 2019 Reporter: Maulana Khamal Macharani Editor: Toni Riyanto 1457

Sudin Parbud Jaksel Ingin Buat Ekowisata Susur Ciliwung

(Foto: Maulana Khamal Macharani)

Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Sudin Parbud) Jakarta Selatan menginginkan adanya Ekowisata Susur Ciliwung mulai dari kawasan Srengseng Sawah hingga Lenteng Agung sepanjang kurang lebih 1,5 kilometer.

Mengumpulkan usulan dan masukan

Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jakarta Selatan, Imron mengatakan, saat ini pihaknya sedang menyusun langkah-langkah pembangunan secara komprehensif melalui mekanisme partisipasif kolaboratif antara pemerintah, lintas sektoral dan masyarakat.

"Sebagai langkah awal kita akan menentukan titik-titik potensial Ekowisata Susur Ciliwung dengan cara mendapatkan peta dasar dari Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC)," ujarnya, Jumat (6/9).

Imron menjelaskan, langkah lanjutan yang akan dilakukan yaitu, menyelenggarakan focus group discussion (FGD) melakukan mapping titik ekowisata dan menganalisa potensi destinasi wisata di kawasan tersebut.

"FGD itu juga untuk mengumpulkan usulan dan masukan dari masyarakat," terangnya.

Menurutnya, melalui kegiatan itu Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan bisa merencanakan upaya perlindungan pengembangan pemanfaatan dan pembinaan terhadap struktur lingkungan alam maupun terhadap sumber daya manusia (SDM) warga setempat.

"Beberapa komunitas yang akan dilibatkan diantaranya Portal, Mat Peci, Sanggar Silat Lipet Sabet atau Silibet, serta warga setempat," ungkapnya.

Sesuai mekanisme perencanaan pembangunan, sambung Imron, kegiatan akan diteruskan ke tahap Ekspose Laporan Pendahuluan (ELP) dalam rangka revisi atau peninjauan kembali hasil FGD pembukaan Ekowisata Susur Ciliwung.

"Kita akan mengoordinasikan hasil olah peta dasar, analisa potensi dan mapping lokasi kepada lintas UKPD, khususnya wilayah Jakarta Timur dan Depok, bersama Bappeda Provinsi DKI Jakarta untuk integrasi kegiatan. Setelah itu, kita akan menyusun master plan, seat plan melibatkan Dinas CKTRP dan Kementerian PUPR sebelum dikeluarkannya regulasi," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pemkab Gelar FGD Menyoal Pengelolaan Sampah di Kepulauan Seribu

Pemkab Gelar FGD Pengelolaan Sampah di Kepulauan Seribu

Kamis, 05 September 2019 2945

Pemkot Jaksel Adakan Ekspose Laporan Penataan Kawasan Lenteng Agung dan Tebet

Pemkot Jaksel Adakan ELP Penataan Kawasan Tebet dan Lenteng Agung

Kamis, 05 September 2019 2342

Pemkot Jaksel Adakan Ekspose Laporan Penataan Kawasan Lenteng Agung dan Tebet

Pemkot Jaksel Adakan ELP Penataan Kawasan Tebet dan Lenteng Agung

Kamis, 05 September 2019 2342

 Pemkot Jaksel Gelar FGD Penataan Kawasan Lenteng Agung

Pemkot Jaksel Libatkan Masyarakat dalam Penataan Kawasan Lenteng Agung

Selasa, 27 Agustus 2019 3276

BERITA POPULER
Lomba regu prestasi penggalang pramuka anita

Pelajar SD di Kepulauan Seribu Ikuti Lomba Regu Prestasi Penggalang

Jumat, 28 Agustus 2026 1825

Lrt manggarai gading rezap

LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh 26 Agustus

Senin, 24 Agustus 2026 2776

Gubernur pramono rs toto tentrem tebet rezap

Resmikan RS Toto Tentrem, Pramono Dorong Kerja Sama dengan RSUD Tarakan

Senin, 24 Agustus 2026 1727

Kapal cepat dishub ist2 1

Komisi B Ingin Transportasi Kepulauan Seribu Lebih Nyaman dan Terjangkau

Minggu, 30 Agustus 2026 643

Wagub rano karno Bioskop Mini Jaksinema jati2

Asyik, Sekarang Ada Bioskop Mini di Rusun Pasar Rumput

Senin, 24 Agustus 2026 1341

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks