Sudin Parbud Jaksel Ingin Buat Ekowisata Susur Ciliwung

Jumat, 06 September 2019 Reporter: Maulana Khamal Macharani Editor: Toni Riyanto 1464

Sudin Parbud Jaksel Ingin Buat Ekowisata Susur Ciliwung

(Foto: Maulana Khamal Macharani)

Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Sudin Parbud) Jakarta Selatan menginginkan adanya Ekowisata Susur Ciliwung mulai dari kawasan Srengseng Sawah hingga Lenteng Agung sepanjang kurang lebih 1,5 kilometer.

Mengumpulkan usulan dan masukan

Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jakarta Selatan, Imron mengatakan, saat ini pihaknya sedang menyusun langkah-langkah pembangunan secara komprehensif melalui mekanisme partisipasif kolaboratif antara pemerintah, lintas sektoral dan masyarakat.

"Sebagai langkah awal kita akan menentukan titik-titik potensial Ekowisata Susur Ciliwung dengan cara mendapatkan peta dasar dari Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC)," ujarnya, Jumat (6/9).

Imron menjelaskan, langkah lanjutan yang akan dilakukan yaitu, menyelenggarakan focus group discussion (FGD) melakukan mapping titik ekowisata dan menganalisa potensi destinasi wisata di kawasan tersebut.

"FGD itu juga untuk mengumpulkan usulan dan masukan dari masyarakat," terangnya.

Menurutnya, melalui kegiatan itu Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan bisa merencanakan upaya perlindungan pengembangan pemanfaatan dan pembinaan terhadap struktur lingkungan alam maupun terhadap sumber daya manusia (SDM) warga setempat.

"Beberapa komunitas yang akan dilibatkan diantaranya Portal, Mat Peci, Sanggar Silat Lipet Sabet atau Silibet, serta warga setempat," ungkapnya.

Sesuai mekanisme perencanaan pembangunan, sambung Imron, kegiatan akan diteruskan ke tahap Ekspose Laporan Pendahuluan (ELP) dalam rangka revisi atau peninjauan kembali hasil FGD pembukaan Ekowisata Susur Ciliwung.

"Kita akan mengoordinasikan hasil olah peta dasar, analisa potensi dan mapping lokasi kepada lintas UKPD, khususnya wilayah Jakarta Timur dan Depok, bersama Bappeda Provinsi DKI Jakarta untuk integrasi kegiatan. Setelah itu, kita akan menyusun master plan, seat plan melibatkan Dinas CKTRP dan Kementerian PUPR sebelum dikeluarkannya regulasi," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pemkab Gelar FGD Menyoal Pengelolaan Sampah di Kepulauan Seribu

Pemkab Gelar FGD Pengelolaan Sampah di Kepulauan Seribu

Kamis, 05 September 2019 2988

Pemkot Jaksel Adakan Ekspose Laporan Penataan Kawasan Lenteng Agung dan Tebet

Pemkot Jaksel Adakan ELP Penataan Kawasan Tebet dan Lenteng Agung

Kamis, 05 September 2019 2368

Pemkot Jaksel Adakan Ekspose Laporan Penataan Kawasan Lenteng Agung dan Tebet

Pemkot Jaksel Adakan ELP Penataan Kawasan Tebet dan Lenteng Agung

Kamis, 05 September 2019 2368

 Pemkot Jaksel Gelar FGD Penataan Kawasan Lenteng Agung

Pemkot Jaksel Libatkan Masyarakat dalam Penataan Kawasan Lenteng Agung

Selasa, 27 Agustus 2019 3315

BERITA POPULER
PMI Jaksel CFD HI tiyo

Peserta HBKB Diedukasi Pencegahan DBD

Minggu, 27 September 2026 1218

895 Guru PPPK Jakut dan Kepulauan Seribu Perpanjang Kontrak Kerja

Kontrak Kerja 895 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Diperpanjang

Senin, 28 September 2026 782

Hbkb rasuna said bilal

Uji Coba HBKB Dua Kali Sepekan Diminta Terbatas

Kamis, 24 September 2026 1207

Penataan Kawasan Unggulan Ciracas nur

Penataan Kawasan Unggulan di Ciracas Usung Konsep Penghijauan Lingkungan

Jumat, 25 September 2026 929

Dany ramdany

Pemkot Jakpus Jamin Pengadaan Tanah Proyek MRT Thamrin - Kwitang Dilakukan Terbuka

Kamis, 24 September 2026 1041

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks