Sudinkes Jakut Pastikan Kelayakan Masakan Olahan Dapur Qurban

Reporter : Budhi Firmansyah Surapati | Editor : Budhy Tristanto | Senin, 12 Agustus 2019 21:13 WIB | Dibaca 200 kali
Sudinkes Jakut Pastikan Kelayakan Masakan Olahan Dapur Qurban (Foto : Budhi Firmansyah Surapati / Beritajakarta.id)

Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara melakukan pengawasan pengolahan makanan di Hotel Aston Pluit, Penjaringan, yang akan dibagikan kepada warga melalui program Dapur Qurban 2019 . Hasilnya, dipastikan sajian yang akan dihidangkan memenuhi kriteria gizi dan tidak terpapar zat yang membahayakan kesehatan.

"Hasil keseluruhannya makanan tersebut tidak mengandung formalin, borax, sianida, arsen dan nitrit "

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara, Yudi Dimyati mengatakan, pengawasan makanan dilakukan sebelum dan sesudah pengolahan. Utamanya, untuk memastikan makanan yang disajikan nanti tidak mengandung zat berbahaya bagi kesehatan.

"Pengawasan melibatkan petugas dari Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara, Puskesmas Penjaringan, dan Laboraturium Kesehatan Daerah DKI Jakarta," katanya, Senin (12/8).

Dijelaskan Yudi, secara detail petugas memastikan seluruh bahan baku masakan seperti daging sapi kurban, tahu, tempe, sayur buncis dan jagung, negatif dari zat berbahaya formalin dan borax.

"Tadi kita sudah cek bahan mentahnya, hasilnya negatif zat berbahaya. Lalu bahan sudah kita izinkan untuk dimasak," jelasnya.

Sedangkan untuk makanan matang, petugas mengecek masakan rendang daging, sayur buncis dan jagung, tahu-tempe balado, dan nasi putih. Pengecekan dilakukan dengan sample menggunakan metode kimia yang dites di kertas reagen.

"Hasil keseluruhannya makanan tersebut tidak mengandung formalin, borax, sianida, arsen dan nitrit," tegasnya.

General Manager Hotel Aston Pluit Jack Yaaro mengatakan, acara seperti ini merupakan suatu terobosan baru dalam pendistribusian daging kurban. Tidak hanya sebatas daging mentah, namun juga diolah menjadi makanan siap saji yang berkualitas ala hotel bintang lima.

"Ini sangat bagus dan kami sudah menyatakan siap bantu," katanya.

Menurutnya, acara ini memberikan nilai positif lantaran penerima merupakan masyarakat yang berhak.

Sebanyak 150 kilogram daging sapi kurban yang diterima dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dini hari tadi akan disajikan dalam bentuk paket menu makanan olahan Rendang Padang sebanyak 600 box lengkap dengan nasi putih berikut tumis buncis jagung, serta tempe dan tahu balado.

"Mudah-mudahan makanan yang kami sajikan diterima dengan baik oleh masyarakat dan ke depan kita terus dilibatkan dalam acara seperti ini," tandasnya.

TOP