Realisasi Investasi Semester I 2019 Capai Rp 54,5 Triliun

Selasa, 06 Agustus 2019 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Toni Riyanto 2435

Realisasi Investasi Semester I 2019 Capai Rp 54,5 Triliun

(Foto: doc)

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia mencatat, realisasi investasi di DKI Jakarta pada semester I tahun 2019 mencapai Rp 54,5 triliun.

Target investasi senilai Rp 100,2 triliun

Angka tersebut berasal dari realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Realisasi investasi Provinsi DKI Jakarta menyumbang 13,8 persen terhadap Total Realisasi Investasi Semester I Tahun 2019 di Indonesia yang mencapai Rp 395,6 triliun.

Pencapaian tersebut membuat DKI Jakarta masuk dalam jajaran lima provinsi dengan nilai realisasi investasi tertinggi di Indonesia berdasarkan lokasi proyek.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM dan PTSP) DKI Jakarta, Benny Agus Chandra merinci, realisasi investasi sebesar Rp 54,5 triliun tersebut terdiri dari realisasi investasi PMDN sebesar Rp 26,7 triliun atau meningkat 5,5 persen dari periode yang sama tahun 2018 yaitu Rp 25,3 triliun.

Kemudian, realisasi investasi PMA sebesar Rp 27,8 triliun atau turun 16,7 persen dari periode yang sama tahun 2018 yaitu Rp 33,4 triliun.

"Proyek investasi semester 1 tahun 2019 untuk PMDN sebanyak 1.556 proyek dan PMA sebanyak 6.081 proyek," ujarnya, Selasa (6/8).

Benni menjelaskan, terdapat lima sektor usaha terbesar yang diminati investor PMDN yaitu, transportasi, gudang dan telekomunikasi; perdagangan dan reparasi; jasa lainnya; konstruksi; serta industri kimia dan farmasi.

"Untuk lima sektor usaha terbesar yang diminati investor PMA meliputi, transportasi, gudang dan telekomunikasi; perumahan, kawasan industri dan perkantoran; jasa lainnya; perdagangan dan reparasi; serta pertambangan," terangnya.

Benni menjelaskan, pihaknya akan terus berupaya menggencarkan masuknya investasi ke DKI Jakarta dengan aktif menggelar kegiatan promosi investasi dan asistensi kepada calon investor melalui berbagai bisnis forum.

"Kami juga menawarkan peluang investasi dengan pemanfaatan skema Kerjasama Pemerintah Daerah dan Badan Usaha, sert serta menguatkan fungsi Jakarta Investment Centre," ungkapnya.

Ia menambahkan, Dinas PM dan PTSP DKI Jakarta sebagai mitra strategis investor akan terus membantu menjembatani kerja sama antara investor dengan BUMD maupun swasta lainnya, memberi kemudahan pelayanan perizinan mulai dari tahap awal pengajuan hingga penerbitan izin, serta membantu mengatasi kendala atau hambatan dalam proses realisasi investasi.

"Kami optimistis target investasi senilai Rp 100,2 triliun tahun ini bisa tercapai. Hal itu tentu sangat membantu mendorong peningkatan ekonomi daerah dan menggerakkan roda ekonomi masyarakat," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Realisasi Investasi Capai Rp 24,7 Triliun di Triwulan Pertama

Realisasi Investasi Capai Rp 24,7 Triliun di Triwulan Pertama

Senin, 13 Mei 2019 2518

Dinsos Optimalkan SKKT Jadi Coworking Space

Dinsos Optimalkan SKKT Jadi Coworking Space

Senin, 25 Maret 2019 2497

Dinas PM dan PTSP Fasilitasi Pengurusan Izin dan Non Izin di UKM Expo

Dinas PM dan PTSP Fasilitasi Pengurusan Izin dan Non Izin di UKM Expo

Minggu, 21 Juli 2019 2779

BERITA POPULER
Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3258

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1973

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1549

Pramono kunjungan ciangir rezap

Manfaatkan Sampah Organik, DKI Bakal Bangun Pusat Ketahanan Pangan di Ciangir

Jumat, 31 Juli 2026 1331

Selama Bulan Juli, 441 Ekor Kucing di Jaksel Sudah di Sterilisasi

441 Ekor Kucing Sudah Disterilisasi di Jaksel

Senin, 03 Agustus 2026 624

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks