Revitalisasi PKJ TIM Mencakup Peningkatan Fasilitas di Planetarium

Reporter : Aldi Geri Lumban Tobing | Editor : Toni Riyanto | Selasa, 16 Juli 2019 16:05 WIB | Dibaca 556 kali
Revitalisasi PKJ TIM Mencakup Peningkatan Fasilitas di Planetarium (Foto : Mochamad Tresna Suheryanto / Beritajakarta.id)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan revitalisasi Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki (PKJ TIM), di Jalan Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat. Bersamaan dengan itu, fasilitas di  Planetarium dan Observatorium Jakarta juga akan ditingkatkan.

" Planetarium masuk Tahap II"

Corporate Secretary PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Hani Sumarno mengatakan, revitalisasi PKJ TIM termasuk Planetarium dan Observatorium Jakarta pada dasarnya adalah peningkatan fasilitas dan sarana prasarana yang terdapat di dalamnya.

Untuk Planetarium dan Observatorium Jakarta pada bagian interior dan eksterior ikut direvitalisasi dengan mengikuti batasan-batasan yang diizinkan oleh Tim Sidang Pemugaran.

"Intinya upgrade fasilitas, karena Planetarium merupakan bangunan cagar budaya. Tapi sejauh ini baru fokus revitalisasi di Tahap I, sedangkan Planetarium masuk Tahap II," ujarnya, Selasa (16/7).

Sementara, Kepala Unit Pengelola Pusat Kesenian Jakarta (UP PKJ) TIM, Imam Hadi Purnomo menuturkan, berkaitan dengan revitalisasi Planetarium dan Observatorium Jakarta saat ini desainnya sedang dalam proses pembahasan antara Pemprov DKI dengan PT Jakpro dan stakeholder terkait.

"Penentuan desain melibatkan komunitas astronomi serta Tim Ahli Cagar Budaya karena Planetarium dan Observatorium Jakarta merupakan gedung bersejarah. Namanya revitalisasi, tentu ada perbaikan dalam segala hal baik sarana maupun prasarana," terangnya.

Pada dasarnya, sambung Imam, Pemprov DKI Jakarta akan mengoptimalkan operasional Planetarium dan Observatorium Jakarta dalam revitalisasi tersebut sesuai skala prioritas dan kebutuhan masyarakat.

"Wahana simulasi langit ini tetap beroperasi seperti biasa sebelum dilakukan revitalisasi. Kemudian, pada saat direvitalisasi baru kita sesuaikan dengan pelaksanaan pekerjaan, nanti kami sosialisasikan dan informasikan lebih lanjut," tandasnya.

TOP