Stasiun MRT Didesain Aman dari Banjir

Reporter : Wuri Setyaningsih | Editor : F. Ekodhanto Purba | Selasa, 23 Oktober 2018 22:23 WIB | Dibaca 915 kali
(Foto : Wuri Setyaningsih / Beritajakarta.id)

PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta memastikan stasiun MRT di koridor Lebak Bulus - Bundaran HI aman dari banjir maupun genangan.

" Kami memastikan ke-13 stasiun MRT Jakarta akan terhindar dari banjir dan genangan"

"Kami memastikan ke-13 stasiun MRT Jakarta akan terhindar dari banjir dan genangan," ujar Silvia Halim, Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta, saat melakukan Fellowship Jurnalistik 2018, Selasa (23/10).

Dijelaskan Silvia, agar terhindar dari banjir, pihaknya mendesain bangunan stasiun dengan mengedepankan prinsip keamanan dan keselamatan penumpang yang salah satu contohnya dapat dilihat pada Stasiun Senayan dan Stasiun Hotel Indonesia (HI). Desain kontruksi keamanan dan keselamatan tersebut dimulai dari pintu masuk yang dibuat lebih tinggi.

Selain itu, pada pintu masuk juga dibuat pintu air yang terhubung langsung ke saluran milik Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta. Tidak hanya itu, pihaknya juga melakukan pemasangan water level sensor di Kali Krukut di mana saat terjadi peninggian muka air, sensor tersebut akan tersambung langsung pada MRT untuk memberikan peringatan.

“Namun apabila air masih bisa masuk kita memiliki drain station di mana terdapat dua pompa stasioner di masing-masing stasiun, yaitu di ujung utara dan ujung selatan stasiun,” jelasnya.

Ia menambahkan, untuk stasiun yang lain seperti Stasiun Senayan pihaknya akan membuat pintu masuk melalui area pedestrian yang tingginya mencapai 150 sentimeter dari atas permukaan jalan.

"Setelah semua pembangunannya rampung, kita juga akan melakukan simulasi emergency kepada semua yang terlibat dalam pengoperasian kereta MRT Jakarta, mulai dari kebakaran, sinyal mati, genangan hingga emergency lainya," tandasnya.