Pemprov Soft Launching Penempatan Pedagang dan Pemanfaatan JPM

Reporter : Suparni | Editor : Andry | Senin, 15 Oktober 2018 12:15 WIB | Dibaca 1550 kali
Pemprov Soft Launching Penempatan Pedagang dan Pemanfaatan JPM  (Foto : Suparni / Beritajakarta.id)

Pemprov DKI Jakarta melakukan Soft Launching penempatan pedagang kecil mandiri (PKM) dan pemanfaatan Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Tanah Abang, di Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (15/10).

" Alhamdulillah, 100 kios sudah jadi. Kita akan bagi penempatannya secara bertahap hingga 446 kios"

Dalam kesempatan ini, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat bersama Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah serta Perdagangan (KUKMP) Provinsi DKI Jakarta, PD Pembangunan Sarana Jaya, dan PD Pasar Jaya melakukan sosialisasi kios sekaligus penempatan 100 pedagang pertama, dari total 446 pedagang yang akan ditempatkan di kios JPM.

"Alhamdulillah, 100 kios sudah jadi. Kita akan bagi penempatannya secara bertahap hingga 446 kios," ujar Wali Kota Jakarta Pusat, Bayu Meghantara di lokasi, Senin (15/10).

Untuk diketahui, Pemkot Jakpus bersama Dinas KUKMP telah melaksanakan pengundian kios bagi  pedagang kawasan Jatibaru selama tiga hari. Dimulai pada Kamis, 11 Oktober 2018 sampai dengan Sabtu, 13 Oktober 2018. Sebanyak 650 pedagang yang diundi tersebut terdiri dari:Pedagang Jl. Jatibaru Raya (tenda) = 372 orang, Pedagang Jl. Jatibaru Raya (trotoar) = 165 orang, Pedagang Jl. Jatibaru Bengkel (di trotoar/depan pintu keluar Stasiun Tanah Abang Baru) = 113 orang.

"Dari 650 pedagang yang diundi, 446 akan kita tempatkan di JPM. Sisanya, sebanyak 204 pedagang akan ditempatkan di Blok F Pasar Tanah Abang," ujar Bayu.

Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta juga akan melaksanakan assessment rute eksisting terkait integrasi moda transportasi. Sementara itu, lanjut Bayu, Jl. Jatibaru Raya akan kembali dibuka setelah bagian bawah JPM telah steril dari seluruh bahan bangunan, sehingga aman dilalui kendaraan.

JPM Tanah Abang merupakan jembatan penghubung Stasiun Tanah Abang hingga ke Blok G dan menjadi jembatan antarmoda yang berintegrasi langsung dengan Stasiun Tanah Abang. Selain itu, nantinya, di dekat pintu keluar Stasiun Tanah Abang yang terletak di bawah flyover Jatibaru akan dipasang Ramp (Jembatan Penghubung) untuk memudahkan pejalan kaki pada saat melintasi jembatan penghubung ini.

JPM Tanah Abang dibangun sepanjang 386,4 meter dengan lebar 12,6 meter. Lokasinya tepat berada di atas Jl. Jati Baru Raya, dari depan pintu stasiun hingga pasar Blok F melewati pasar Blok G.

TOP