Pemprov DKI- Yayasan Kehati Jajaki Potensi Kerja Sama Pelestarian Lingkungan

Reporter : Aldi Geri Lumban Tobing | Editor : Toni Riyanto | Rabu, 11 April 2018 20:07 WIB | Dibaca 505 kali
(Foto : Punto Likmiardi / Beritajakarta.id)

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiga Uno menggelar pertemuan dengan pengurus Yayasan Keanekaragaman Hayati (Kehati) di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat.

" Usulan kerja sama ini perlu segera ditindaklanjuti"

Dalam pertemuan tersebut dilakukan pembahasan terkait potensi kerja sama antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dengan Yayasan Kehati.

Adapun potensi kerja sama yang akan dilakukan yakni terkait kebersihan dan pelestarian terumbu karang di Teluk Jakarta, program ekowisata bahari serta penanganan sampah di Pulau Harapan, Kepulauan Seribu.

"Saya bahagia sekali, Kehati sudah melakukan langkah konkret. Usulan kerja sama ini perlu segera ditindaklanjuti," kata Sandi, Rabu (11/4).

Dijelaskan Sandi, dirinya meminta Bupati Kepulauan Seribu, Irmansyah, dan Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Ismer Harahap untuk menindaklanjuti penguatan model ekowisata bahari, dan pengelolaan sampah bersama Yayasan Kehati.

"Saya minta Pak Bupati dan Pak Wakil Bupati menyampaikan laporan rutin," terangnya.

Untuk pengelolaan mangrove di Muara Angke, Sandi menginginkan, dilakukan kolaborasi lintas sektor antara Kepulauan Seribu dengan Jakarta Utara.

"Ini join effort. Saya harap dalam 30-45 hari mendatang sudah ada kerangka kerja sama antara Yayasan Kehati dengan Pemprov DKI," ungkapnya.

Ia menambahkan, potensi kerja sama lain yang akan direalisasikan yakni kampanye penggunaan besek sebagai alternatif styrofoam agar lebih ramah lingkungan.

"Kita akan koordinasikan dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pendidikan agar bisa juga tersosialisasi di sekolah-sekolah. Selain itu, teman-teman di OK OCE juga akan dilibatkan," tandasnya.