Pemprov DKI Siapkan Solusi Atasi Keterbatasan Lahan TMP Kalibata

Reporter : Aldi Geri Lumban Tobing | Editor : Toni Riyanto | Jumat, 05 Januari 2018 18:25 WIB | Dibaca 1269 kali
Pemprov DKI Siapkan Solusi Atasi Keterbatasan Lahan TMP Kalibata (Foto : Punto Likmiardi / Beritajakarta.id)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyiapkan solusi untuk mengatasi keterbatasan lahan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan.

" Yang di Kalibata sudah mendekati sold out atau full allocated"

Solusi tersebut yakni dengan menyiapkan lahan pemakaman di Tegal Alur, Jakarta Barat, serta di Rorotan, Jakarta Utara.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno menuturkan, untuk lahan di Tegal Alur bisa digunakan untuk 2.300 makam. Sedangkan, pada tahun 2019 di Rorotan disiapkan lahan seluas 22 hektare.

"Lahan makam di TMP Kalibata sudah mendekati penuh," kata Sandi, usai menemui Menteri Sosial RI, Khofifah Indar Parawansa, di Jl Widya Chandra IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (5/1).

Sementara, Menteri Sosial RI, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, setiap tahunnya ada kebutuhan hingga 300 makam di TMP Kalibata. Sehingga, diprediksi dalam tiga tahun mendatang TMP Kalibata akan melebihi kapasitas.

"Saya menyambut baik Pemprov DKI yang telah menyediakan lahan alternatif. Ini menjadi bagian dari solusi penghormatan kita kepada mereka yang telah berjuang mengorbankan seluruh energi serta jiwa raganya untuk bangsa dan negara," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan DKI Jakarta, Djafar Muchlisin menambahkan, lahan di Tegal Alur sudah siap digunakan. Lahan tersebut bisa digunakan sebagai alternatif sementara.

"Di situ ada tanah 1,8 hektare yang masih kosong," katanya.

Kendati demikian, kata Djafar,  perlu ada penambahan fasilitas di TPU Tegal Alur. Karena untuk difungsikan sebagai makam pahlawan ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi seperti jalur, petak-petak untuk makam, ornamen dan lainnya.

"Memang masih perlu penataan lagi," ucapnya.

Menurut Djafar, untuk solusi jangka panjang, pihaknya memiliki lahan seluas 23 hektare di Rorotan. Namun lahan tersebut belum bisa digunakan karena masih mentah dan perlu pengerasan.

TOP