Satpol PP DKI Gencarkan Razia Rumah Kos

Jumat, 17 April 2015 Reporter: Andry Editor: Erikyanri Maulana 5924

Satpol PP DKI Gencarkan Razia Rumah Kos

(Foto: doc)

Kasus tewasnya Pekerja Seks Komersial (PSK) di dalam sebuah kamar kos di bilangan Tebet, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu, menyita perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI. Kejadian tersebut membuka fakta jika rumah kos di Jakarta selama ini banyak yang telah beralihfungsi menjadi tempat prostitusi terselubung.

Saya sudah perintahkan anak buah saya datangi rumah-rumah kos dan merazia yang terindikasi‎ melakukan prostitusi

Menyikapi hal itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi DKI, Kukuh Hadisantoso mengatakan telah memerintahkan personelnya di seluruh wilayah ibu kota untuk merazia rumah kos yang terindikasi menjadi tempat protitusi.

"Saya sudah perintahkan anak buah saya datangi rumah-rumah kos dan merazia yang terindikasi‎ melakukan prostitusi," katanya, Jumat (16/4).

‎Kukuh menjelaskan, dalam razia tersebut, personel Satpol PP akan merazia rumah kos yang menyalahi izin peruntukan dari rumah tinggal menjadi tempat usaha kosan. Rumah kos yang belum mengantongi izin akan diberikan sanksi tegas mulai dari teguran sampai dengan penyegelan.

‎"‎Satpol PP itu kan masuknya ke penyalahgunaan peruntukan. Rumah kos harus ada izin usaha-nya. Izin yang mereka punya peruntukannya untuk apa?," katanya.

‎Ia menjelaskan, razia rumah kos sendiri melibatkan unsur TNI dan aparat kepolisian. Penyisiran rumah kos dilakukan di masing-masing wilayah dengan didampingi para lurah dan camat selaku aparatur wilayah.

‎"Kita harap melalui razia ini, prostitusi di rumah kos bisa diminimalisir," tukasnya.

‎Seperti diketahui, ‎ seorang wanita yang belakangan diketahui bernama Alfi Sharin (26) alias Deudeuh ditemukan tewas di kamar kosnya di Jalan Tebet Utara, 15-9, No.28, Tebet Timur, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

‎Belakangan terungkap, janda beranak satu yang berprofesi sebagai PSK itu meregang nyawa akibat dibunuh salah seorang pelanggannya, Rio, warga Bogor, Jawa Barat.

BERITA TERKAIT
99 Penghuni Kos di Jelambar Terjaring Razia

99 Penghuni Kos di Jelambar Terjaring Razia

Kamis, 26 Maret 2015 10266

Ratusan Penghuni Kos Terjaring Razia di Tanjung Duren

110 Penghuni Kos di Tanjung Duren Selatan Terjaring Razia

Kamis, 26 Februari 2015 8221

Sebuah Rumah Di Gunung Sahari Selatan Ludes terbakar

Rumah Kos di Gunung Sahari Selatan Terbakar

Rabu, 25 Februari 2015 4999

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2961

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 1357

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 522

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1293

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1102

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks