Upaya menekan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) terus dilakukan Pemprov DKI Jakarta. Di Jakarta Utara, Dinas Sosial DKI Jakarta dan Satpol PP melakukan razia serentak dengan menyisir daerah rawan PMKS di enam kecamatan.
Hasilnya, sebanyak 24 orang PMKS yang terdiri dari 13 orang juru parkir liar, 9 pengemis dan 2 psikotik berhasil diamankan, untuk selanjutnya dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya (PSBIBD) I di Kedoya dan PSBIBD II di Cipayung untuk dibina.
Dalam razia tersebut dikerahkan sebanyak 60 personel Satpol PP dengan menyisir daerah rawan seperti di Jl Yos Sudarso, Kolong tol Wiyoto Wiyono MSc, Plumpang, Sunter, dan lampu merah Cempaka Mas. Lalu, di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) depan Sunter Mal, Stasiun Tanjung Priok, Tanjung Priok dan kolong tol dalam kota di Jembatan Tiga, Penjaringan.
Kepala Satpol PP Jakarta Utara, Partono mengatakan, kegiatan yang dilakukan dalam satu hari ini sebagai upaya menekan jumlah PMKS yang berkeliaran di Jakarta Utara. Sebanyak 60 personil, menyisir lokasi rawan PMKS di enam kecamatan di Jakarta Utara. "Serentak kita laksanakan di seluruh kecamatan. Personel yang turun itu dari masing-masing kecamatan," kata Partono, Selasa (11/3).
Sementara itu, Kepala Sudin Sosial Jakarta Utara, Ika Lestari menambahkan, razia yang dilakukan merupakan kerja sama antara Satpol PP dengan pihaknya. Dari 24 orang PMKS yang terjaring, 17 diantaranya langsung dikirimkan ke PSBIBD II di Cipayung, Jakarta Timur.
"Tadi sekitar pukul 16.00 sekitar 7 orang PMKS yang terjaring. Karena Panti di Cipayung sudah penuh, yang lainnya kemungkinan akan kita kirim ke PSBIBD I di Kedoya," tandasnya.
Setelah didata, PMKS yang terjaring akan dipilah dan ditempatkan ke panti sesuai dengan kriterianya. Selain penderita psikotik, para PMKS yang terjaring akan dibina dan diberi keterampilan agar nantinya tidak kembali ke jalanan.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan
Senin, 02 Februari 2026
2604
Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini
Senin, 02 Februari 2026
734
BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026
Senin, 02 Februari 2026
637
Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital