Merawat Tanaman dan Berbagi Pengalaman Lewat Balkot Farm

Rabu, 15 Desember 2021 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Toni Riyanto 4676

Merawat Tanaman dan Berbagi Pengalaman Lewat Balkot Farm

(Foto: Aldi Geri Lumban Tobing)

Para penggiat urban farming (pertanian perkotaan) melakukan perawatan rutin tanaman dan media tanam di Balkot Farm, Kompleks Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat.

Terus ada dan menginspirasi

Salah seorang penggiat urban farming warga RT 08/06, Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Agus Irianto mengatakan, Balkot Farm menjadi salah satu kebanggaan dan percontohan pengembangan urban farming di area perkantoran.

"Kita perlu jaga eksistensi Balkot Farm ini agar bisa terus ada dan menginspirasi atau menjadi percontohan," ujarnya, Rabu (15/12) sore.

Agus menjelaskan, dirinya baru mengenal dan menggeluti pertanian perkotaan sekitar sembilan bulan lalu. Namun demikian, melalui silaturahmi saat bersama-sama merawat Balkot Farm dengan penggiat urban farming lainnya membuat pengetahuannya semakin bertambah.

"Alhamdulillah, saya sangat banyak merasakan manfaat urban farming ini. Saya semakin tahu, ternyata banyak teman-teman yang sudah melakukan budi daya sayuran dan buah yang biasa diimpor, ternyata sudah dibudidayakan di Jakarta," terang penggiat pertanian perkotaan yang aktif di Pekarangan Pangan Lestari Mawar Indah, Karet Tengsin itu.

Menurutnya, keterbatasan lahan di Jakarta justru menjadi tantangan untuk melahirkan inovasi-inovasi. Sebab, pada kenyataanya banyak cara untuk melakukan urban farming di tengah keterbatasan lahan.

"Pertanian perkotaan bisa kita lakukan dengan memanfaatkan roof top atau lahan sempit lainnya dengan menggunakan media tanam hidroponik," ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang penggiat urban farming yang juga ditemui di Balkot Farm Latifah menambahkan, untuk perawatan Balkot Farm dilakukan empat kali dalam seminggu yakni di hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu.

"Perawatan dilakukan oleh penggiat pertanian dari lima wilayah kota. Di sini kita sekaligus memperkuat silaturahmi dan berbagi pengalaman," ucapnya.

Ia menuturkan, selain secara rutin melakukan perawatan, para penggiat pertanian perkotaan juga melakukan pemasaran sayuran dan hasil olahan setiap Jumat.

"Saat ini sudah PPKM Level 1, kita sudah bisa menjual hasil panen atau olahan setiap Jumat," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Eksistensi Dua Tahun Balkot Farm Menginspirasi Pertanian Perkotaan di Perkantoran

Eksistensi Dua Tahun Balkot Farm Menginspirasi Pertanian Perkotaan di Perkantoran

Selasa, 03 Agustus 2021 3382

Agro Edukasi Ragunan

Kolaborasi Apik Wujudkan Agroedukasi Wisata Ragunan

Minggu, 03 Januari 2021 3905

Penggiat Urban Farming Berkolaborasi Rawat Balkot Farm

Penggiat Urban Farming Berkolaborasi Rawat Balkot Farm

Minggu, 23 Mei 2021 3347

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7133

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4826

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2100

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2504

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1116

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks