Kelurahan Cipinang Melayu Siapkan Pengungsian Warga Terdampak Banjir

Senin, 01 November 2021 Reporter: Nurito Editor: Budhy Tristanto 3288

Kelurahan Cipinang Melayu Siapkan Pengungsian Warga Terdampak Banjir

(Foto: Nurito)

Kelurahan Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, menyiapkan lokasi pengungsian bagi warga RW 03 dan 04  yang terdampak banjir, Senin (1/11) malam. Sejak sore tadi, pemukiman warga tergenang setinggi 60 sentimeter dampak dari luapan Kali Sunter dan cuaca yang diguyur hujan deras. Data sementara ada 150 warga yang mengungsi di dua lokasi berbeda.

Data sementara ada 150 warga yang mengungsi di dua lokasi berbeda.

Lurah Cipinang Melayu, Arroyantoro mengatakan, air mulai meluap dari Kali Sunter sekitar pukul 17.00.  Ketinggian air mulanya sekitar 20 sentimeter namun belakangan terus naik hingga ketinggian sekitar 60 sentimeter.  Pihaknya pun langsung berkolaborasi dengan Sudin Gulkarmat Jakarta Timur untuk mengevakuasi warga yang terdampak banjir. Evakuasi dilakukan menggunakan dua perahu karet milik Sudin Gulkarmat Jakarta Timur.

"Saat ini lokasi pengungsian disiapkan di Masjid Al Muqorobin RW 03 dan tenda pengungsian di depan Pos RW 04. Namun nanti malam akan kita pindahkan ke aula Universitas Borobudur," kata Arroy.

Menurutnya, sejak pukul 18.00 hingga 19.45 warga terdampak banjir terus berdatangan ke lokasi pengungsian yang disiapkan pihak kelurahan. Sebagian dari mereka juga ada yang dievakuasi menggunakan dua perahu karet milik Sudin Gulkarmat Jakarta Timur. Data sementara, jumlah warga yang mengungsi di Masjid Al Muqorobin RW 03 ada 50 pengungsi. Kemudian di tenda milik Polri yang terpasang sejak lama di depan Pos RW 04 ada sekitar 100 jiwa.

"Kemungkinan malam nanti bisa bertambah jumlahnya. Karena sekarang mereka masih berpencar. Makanya kita akan pindahkan semua ke aula Universitas Borobudur," lanjut Arroy.

Disebutkan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak kampus. Saat ini sedang disiapkan armada untuk mengangkut warga ke kampus tersebut. Selain itu juga sedang disiapkan selimut, tikar, karpet untuk alas pengungsi di Universitas Borobudur.

Tak hanya itu, pihaknya juga sudah koordinasi ke Sudin Sosial Jakarta Timur agar disuplai makan malam untuk pengungsi sebanyak 200 boks berikut air mineralnya. Sedangkan obat-obatan telah disiapkan pihak puskesmas kelurahan.

Untuk membantu proses evakuasi warga, lanjut Arroy, sebanyak 50 personel gabungan masih bersiaga sampai malam ini. Ada yang bertugas memonitor ketinggian air, tim evakuasi, berjaga di kantor kelurahan untuk persiapan suplai logistik dan sebagainya. Mereka berasal dari unsur ASN kelurahan, Satpol PP dan PPSU.

BERITA TERKAIT
PPSU Membuat Indikator Ketinggian Air di Titik Rawan Banjir

PPSU Makasar Bikin Indikator Ketinggian Air di Titik Rawan Banjir

Rabu, 27 Oktober 2021 2404

Personel Gabungan Evakuasi Warga Terdampak Genangan di Kelurahan Rambutan

Warga Terdampak Genangan di Kelurahan Rambutan Dievakuasi

Senin, 01 November 2021 2797

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2950

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 1318

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 514

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1292

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1098

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks