Warga Kampung Melayu Kini Punya Ambulans

Rabu, 20 Oktober 2021 16:40 Reporter : Nurito Editor : Budhy Tristanto 1081

(Foto: Nurito - Beritajakarta.id)

Warga Kelurahan Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, kini memiliki ambulans. Pengoperasian ambulans ini diresmikan Wakil Wali Kota, Hendra Hidayat di halaman SMPN 26 Kampung Melayu, Rabu (20/10).

Ambulans ini merupakan swadaya warga sembilan RW

Ambulans ini dilengkapi westafel mini serta kotak obat-obatan, alat pemadam api ringan (Apar), tabung oksigen, kursi roda dan  tempat tidur pasien beroda.

Hendra Hidayat mengatakan, ambulans ini merupakan swadaya warga sembilan RW di Kampung Melayu. Dalam waktu tiga bulan warga menyumbangkan uangnya Rp 10 ribu per KK, yang dikumpulkan melalui pengurus RT/RW nya. Setelah terkumpul ada tambahan dari donatur dan uang langsung dibelanjakan untuk membeli satu unit mobil untuk dijadikan ambulans tersebut.

"Warga hanya memberikan sekali Rp 10 ribu kepada panitia. Proses pengumpulan lamanya tiga bulan dan pada bulan ke empat, mobil ambulans sudah tersedia. Kami sangat mengapresiasi inisiatif warga Kampung Melayu dan berharap ini bisa diikuti warga di kelurahan lainnya," kata Hendra.

Menurutnya, jika hal ini bisa diterapkan di semua kelurahan maka akan sangat membantu pemerintah dalam hal penanganan COVID-19 maupun penyediaan ambulan bagi warga yang sakit atau meninggal dunia.

"Jika setiap kelurahan memiliki ambulans, maka saat warga membutuhkannya akan cepat teratasi," tuturnya.

Ketua Badan Pengelola Ambulans Kelurahan Kampung Melayu, Syamsudin menambahkan, rencananya ambulans akan disimpan di kantor kelurahan. Jika ada warga yang membutuhkannya bisa langsung menghubungi pengurus RW.

Operasional ambulans akan dilakukan oleh relawan warga sekitar. Setiap RW diminta menyiapkan dua orang untuk dijadikan relawan. Nantinya mereka akan dilatih oleh Sudin Kesehatan Jakarta Timur tentang cara pengoperasian ambulans dan penanganan gawat darurat.

"Perawatan ambulans juga akan dilakukan secara swadaya oleh warga. Yang membutuhkan tinggal menghubungi pengurus RW nya," ucap Syamsudin.