Ahok: PDAM Ambil Saham Palyja Kena Denda Rp 4,5 T

Selasa, 11 Maret 2014 Reporter: Folmer Editor: Agustian Anas 3751

palyja_istimewa.jpg

(Foto: doc)

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jaya tidak diperbolehkan mengambil alih saham mayoritas operator air bersih di Ibu kota yakni PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja). Sebab, dalam kontrak kerja sama yang lama, PDAM Jaya akan dikenakan denda sebesar Rp 4,5 triliun jika memutuskan kontrak dan mengambil alih Palyja.

"Lucu kan? Jadi ada perjanjian lama yang konyol, masa PAM kalau mau ambil alih mesti bayar Rp 4,5 triliun," kata Basuki T Purnama, Wakil Gubernur DKI Jakarta, di Balaikota, Selasa (11/3).

Alhasil, kata Basuki, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI menunjuk dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di bidang konstruksi, PT Pembangunan Jaya dan bidang properti, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) untuk mengakuisisi saham di kedua perusahaan operator air bersih di ibu kota yakni PT Palyja dan PT Aetra Air Jakarta.

"Akuisisi prinsipnya business to business (B to B). Tapi kalau PAM yang beli sahamnya terikat kontrak. Makanya ini dunia aneh, tetapi nyata," ujarnya.

Ia menjelaskan, pengambilalihan saham PT Palyja bertujuan agar Pemprov DKI bisa mengendalikan para direktur yang memimpin operator air minum tersebut.

“Kita bisa kendalikan. Kalau direktur macam-macam, bisa kita pecat. Lebih mudah pecat direktur daripada pecat PNS,” tuturnya.

Sekadar diberitakan, PT Pembangunan Jaya dan PT Jakarta Propertindo akan mengakuisisi saham Palyja dari kepemilikan Astratel dan Suez Environment. PT Pembangunan Jaya akan membeli sebanyak 51 persen saham Suez Environment, sedangkan PT Jakarta Propertindo mengakuisisi 49 persen saham Astratel.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7121

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4812

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1936

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2480

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1039

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks