Podcast SAGA Dinas PPAPP Diminati

Selasa, 28 September 2021 18:32 Reporter : Aldi Geri Lumban Tobing Editor : Toni Riyanto 581

(Foto: Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id)

Podcast SAGA yang dikelola Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta berhasil menarik perhatian warga dari dalam dan luar Jakarta.

Sahabat Keluarga 

Terbukti, podcast yang ditayangkan melalui kanal Youtube Tuty Kusumawati yang merupakan Kepala Dinas PPAPP DKI Jakarta ini telah mencapai 7.200 subscribers sejak pertama kali tayang pada 21 April 2021.

Podcast yang juga dipandu langsung oleh Tuty Kusumawati ini telah menayangkan sebanyak 20 episode sampai sekarang, dengan total penonton (viewers) bisa mencapai 14.000 setiap episodenya.

Tuty mengatakan, SAGA adalah akronim dari Sahabat Keluarga yang merupakan forum untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman baik perseorangan atau lembaga tentang upaya perubahan untuk menjadi lebih baik, produktif dan bermanfaat.

"Sasaran podcast SAGA adalah para keluarga dan masyarakat umum. Podcast ini menjadi sarana edukasi, motivasi, dan inspirasi bagi keluarga di manapun berada, dengan harapan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat melalui pemanfaatan media sosial khususnya di masa pandemi," ujarnya, Selasa (28/9).

Tuty menjelaskan, secara harfiah, saga adalah sejenis tumbuhan baik rambat maupun berbatang. Saga rambat daunnya harum, dipergunakan sebagai bumbu-bumbu dan obat. Sedangkan, saga berbatang berfungsi sebagai pohon pelindung dan buahnya mengandung protein.

"Selain itu saga memiliki makna sebagai hikayat kepahlawanan yang di dalamnya ada orang dan atau guru serta nasehat yang bijaksana," terangnya.

Ia menambahkan, podcast SAGA dilaksanakan secara virtual dengan proses taping melalui aplikasi Zoom yang kemudian ditayangkan melalui kanal Youtube Tuty Kusumawati setiap satu minggu sekali pada hari Rabu pukul 14.00. Podcast SAGA juga ditayangkan kembali di Youtube Dinas PPAPP Provinsi DKI Jakarta setelahnya.

"Podcast SAGA menghadirkan para narasumber yang kompeten di bidangnya sesuai dengan tema yang diangkat setiap episodenya. Pembahasan dilaksanakan dengan metode bincang-bincang maupun tanya jawab antara host dengan narasumber selama 30 sampai 60 menit melalui aplikasi Zoom," tandasnya.