Menhub Temukan 8 Bus Tak Laik Jalan di Kampung Rambutan

Senin, 23 Maret 2015 Reporter: Nurito Editor: Agustian Anas 3030

Tak Laik Operasi, 8 Bus AKAP Ditilang

(Foto: Nurito)

Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan meninjau Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Senin (23/3). Dalam kunjungannya itu, mantan Direktur Utama PT KAI ini menemukan delapan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang tidak laik jalan sehingga akhirnya ditilang petugas Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi Jakarta Timur.

Ada 19 bus yang kita periksa secara acak. Ternyata ada 10 bus yang memiliki catatan dan delapan di antaranya tidak boleh berangkat karena tidak laik jalan

Delapan bus yang ditilang dan dilarang mengangkut penumpang itu di antaranya Bus Warga Baru, yang tidak memiliki kartu pengawasan (KPS). Kemudian Bus Agra Mas, masa uji kir-nya telah habis sejak 17 Januari lalu dan KPS menyimpang trayek.

Selain itu Bus Parung Indah (Jakarta-Bogor), yang mengalami kerusakan pada lampu rem dan menggunakan ban vulkanisir. Seluruh penumpang dari delapan bus itu terpaksa diturunkan dan dialihkan ke bus lain dengan jurusan yang sama.

Ignasius Jonan, mengatakan, pengecekan kelayakan kendaraan ini dilakukan demi keselamatan penumpang. Bagi bus yang tidak laik jalan maka dilarang beroperasi. Bus tersebut diperbolehkan beroperasi kembali setelah memperbaiki kekurangannya, termasuk mengurus masa uji kir yang telah kadaluarsa.

"Ada 19 bus yang kita periksa secara acak. Ternyata ada 10 bus yang memiliki catatan dan delapan di antaranya tidak boleh berangkat karena tidak laik jalan. Para pengurus PO akan diundang lewat Organda agar segera memperbaiki kekurangannya," ujar Iganitus Jonan.

Wakil Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta, Pargaulan Butar Butar mengatakan, kedelapan bus yang tidak laik jalan itu langsung ditilang. "Delapan bus itu kita tilang semua. Kami sudah instruksikan seluruh kepala terminal di DKI agar mengecek semua bus yang akan berangkat. Kalau tidak laik harus distop dan ditilang," tegas Pargaulan Butar Butar.

Selain melakukan pemeriksaan kendaraan, petugas juga melakukan pemeriksaan urine para awak bus untuk mengetahui apakah apakah ada mengonsumsi obat-obatan terlarang atau tidak. Kemudian pemeriksaan gula darah dan tensi darah.

Dari 19 awak bus, 3 orang diperbolehkan berangkat dengan catatan. Sebab tekanan darahnya tinggi karena kurang tidur setelah menempuh perjalanan jauh dari luar kota.

Pemeriksaan kesehatan ini dilakukan oleh 10 petugas medis terdiri dari dua dokter, tiga perawat, dan lima petugas administrasi. Sejauh ini, awak bus yang diperiksa negatif alkohol maupun narkoba.

BERITA TERKAIT
Ratusan Awak Bus AKAP Demo di Terminal Rawamangun

Awak Bus AKAP Menolak Direlokasi

Rabu, 18 Maret 2015 4275

tes urine sopir bis pulogadung

21 Awak Bus Tes Urine di Terminal Pulogadung

Kamis, 25 Desember 2014 2369

BERITA POPULER
IMG 20260319 191414

PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

Kamis, 19 Maret 2026 2335

IMG 20260319 WA0000

Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

Kamis, 19 Maret 2026 2343

Mudik gratis pemprov rezap

Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

Selasa, 17 Maret 2026 1703

Car free night sarinah otoy

Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran

Kamis, 19 Maret 2026 973

IMG 20260314 160842

150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

Sabtu, 14 Maret 2026 1751

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks