Kecamatan Pasar Rebo Tambah Enam Lokasi Penyekatan di Perkampungan

Rabu, 07 Juli 2021 16:52 Nurito 2518

(Foto: Nurito - Beritajakarta.id)

Satgas COVID-19 Jakarta Timur dan Kota Depok, Jawa Barat, memberlakukan penyekatan di enam lokasi jalan lingkungan pemukiman warga. Hal ini untuk mengantisipasi masuknya kendaraan dari Depok, Cimanggis, Bogor ke wilayah Jakarta Timur selama PPKM Darurat diberlakukan.

Kebijakan penambahan area penyekatan di perkampungan berdasarkan hasil evaluasi di lapangan

Kasatpol PP Kecamatan Pasar Rebo, Muhammad Syarif mengatakan, enam lokasi penyekatan tambahan ini berada di Jl RA Fadillah. Di lokasi ini ada tiga titik penyekatan, yakni di samping akses masuk Mal Cijantung, perbatasan wilayah Kelapa Dua, serta akses masuk ke Kelurahan Baru.

Menurut Syarif, di tiga lokasi ini kebijakan penutupan dikendalikan pihak Koppassus Cijantung, karena jalan tersebut berada di dalam area Komplek Kopassus. Namun aparatur kelurahan ikut terlibat dalam penyekatan.

Tiga jalan lainnya yang dilakukan penyekatan adalah Jl TPU Manunggal, Kalisari, yang berbatasan dengan wilayah Depok. Kemudiam di Jl Danau Pedongkelan, yang merupakan daerah perbatasan Kelurahan Pekayon dengan Cimanggis. Selanjutnya di Jl Tipar dekat Waduk Cimanggis, merupakan perbatasan wilayah Pekayon dengan Cimanggis.

"Kebijakan penambahan area penyekatan di perkampungan berdasarkan hasil evaluasi di lapangan, banyak kendaraan dari Depok, Cimanggis, Bogor yang masuk ke Jakarta melalui jalan perkampungan. Mereka masuk ke situ untuk menghindari penyekatan di Jl Raya Bogor," kata Syarif.

Menurutnya, penyekatan tambahan menggunakan beton milik Sudin Sumber Daya Air (SDA). Untuk menambah kekuatan personel, setiap kelurahan Pasar Rebo diminta mengirimkan empat anggota Satpol PP. Mereka kemudian bergabung dengan unsur TNI/Polri dan FKDM di lokasi penyekatan.

"Penyekatan di perkampungan ini sekaligus menindaklanjuti keluhan warga. Sejak ada penyekatan di Jl Raya Bogor, banyak kendaraan mencari jalur alternatif dengan memasuki jalan perkampungan untuk bisa keluar masuk wilayah Jakarta Timur," lanjut Syarif.

Disebutkan, pihaknya akan meminta bantuan personel tambahan ke tingkat kota. Mengingat minimnya jumlah personel  yang ada saat ini. Sebab 24 anggotanya sudah disiagakan untuk membantu penyekatan di Jl Raya Bogor setiap harinya.