Vaksinasi COVID-19 di Jakarta Lampaui Target 100.000 Orang/Hari, Pemprov DKI Apresiasi Antusiasme Masyarakat

Jumat, 18 Juni 2021 Reporter: Wuri Setyaningsih Editor: Erikyanri Maulana 2637

Vaksinasi COVID-19 di Jakarta Lampaui Target 100.000 Orang/Hari, Pemprov DKI Apresiasi Antusiasme Ma

(Foto: doc)

Beberapa waktu lalu, Presiden RI, Joko Widodo menargetkan vaksinasi COVID-19 untuk dosis pertama di DKI Jakarta dapat mencapai 7,5 juta orang pada akhir Agustus 2021. Untuk mencapainya, Pemprov DKI Jakarta harus mengejar target vaksinasi harian sebesar 100.000 orang. Kini, Jakarta mampu melampaui target harian tersebut.

Namun, tugas kita sekarang adalah mempertahankan angka itu secara konsisten dan bahkan terus meningkatkannya,

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, capaian vaksinasi DKI Jakarta pada Kamis (17/6) sebanyak 102.548 orang. Perlu diketahui, sejatinya ada sebanyak 107.651 orang yang datang ke lokasi vaksinasi kemarin. Namun, ada sekitar 5.000 pendaftar yang harus menunda vaksinasi karena tidak lolos screening kesehatan. Untuk itu, Pemprov DKI Jakarta mengapresiasi antusiasme masyarakat, baik warga ber-KTP DKI Jakarta maupun warga bekerja/bersekolah yang berdomisili DKI Jakarta, dalam mengikuti vaksinasi COVID-19.

“Alhamdulillah, mulai kemarin angka ini sudah tercapai. Namun, tugas kita sekarang adalah mempertahankan angka itu secara konsisten dan bahkan terus meningkatkannya,” ungkap Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan di Balai Kota Jakarta, dikutip dari Siaran Pers PPID Provinsi DKI Jakarta, Jumat (18/6).

Gubernur Anies juga menjelaskan, untuk meningkatkan minat masyarakat divaksinasi, selain melakukan sosialiasi dan edukasi pada masyarakat, Pemprov DKI Jakarta melakukan beberapa pendekatan sebagai strategi percepatan serbuan vaksinasi di Ibu Kota, sebagai berikut:

1. Berbasis komunitas

• Pengerahan warga di tingkat RT/RW

• Pengerahan asosiasi informal dan sektor ekonomi tertentu, seperti asosiasi dan paguyuban

• Percepatan di komunitas- besar besar seperti rusun dan apartemen

• Pengelolaan kelompok khusus, seperti kelompok disabilitas dan orang terlantar

2. Berbasis tempat kerja/institusi pendidikan/institusi lainnya

• Vaksinasi di perkantoran/perusahaan

• Vaksinasi di lembaga pendidikan

• Vaksinasi di lembaga permasyarakatan

3. Berbasis tempat umum

• Vaksinasi di tempat perbelanjaan dan pasar tradisional

• Vaksinasi di bandara, terminal, dan stasiun.

• Vaksinasi di tempat keramaian lain

“Pemprov DKI Jakarta bersama Pangdam Jaya dan Polda Metro Jaya membentuk Gugus Tugas Pelaksanaan Serbuan Vaksinasi dengan posko di Balai Kota. Untuk diketahui juga, pelaksanaan vaksinasi dipantau secara real time dan dilakukan evaluasi seminggu dua kali untuk memperoleh umpan balik pelaksanaan di lapangan dan dilakukan perbaikan jika diperlukan,” imbuhnya.

Untuk melakukan vaksinasi, warga dapat langsung ke tempat vaksinasi. Namun, untuk mempercepat proses vaksinasi, warga disarankan mendaftar online melalui aplikasi JAKI atau situs corona.jakarta.go.id/vaksinasi. Dengan mendaftar secara online, warga dapat memilih waktu dan tempat vaksinasi sendiri, sekaligus bisa melakukan pre-screening tes online.

Saat ini, sudah disiapkan 326 sentral/lokasi vaksinasi di Jakarta dan akan terus ditingkatkan sesuai kebutuhan. Untuk menemukan tempat vaksinasi, warga juga mengeceknya melalui aplikasi google maps. Hanya dengan menuliskan “vaksin COVID-19”, warga dapat menemukan lokasi serta dibantu informasi jalur menemukan lokasi yang dipilih.

Adapun kategori warga 18+ yang dapat divaksinasi di DKI Jakarta adalah:

o Warga ber-KTP DKI Jakarta,

o Warga ber-KTP dari luar DKI Jakarta, tetapi berdomisili di DKI Jakarta (membawa keterangan domisili diperoleh dari petugas RT, tidak harus dari ketua RT)

o Pekerja di DKI Jakarta yang ber-KTP dari luar DKI Jakarta (membawa keterangan dari tempat kerja)

Sementara itu, mereka yang tidak dapat divaksin adalah:

1. Sedang wakit atau demam dengan suhu >37.5 C

2. Sedang hamil

3. Mengidap hipertensi (tensi >180/110mmHg) dan tetap tinggi setelah pemeriksaan

4. Mengidap penyakit jantung berat dan dalam keadaan sesak

5. Memiliki alergi berat

6. Mengidap autoimun

7. Sedang mendapat pengobatan untuk gangguan pembekuan darah

8. Sedang mendapat pengobatan imunosupresan

BERITA TERKAIT
Kecamatan Matraman Siapkan 14 Lokasi Layanan Vaksin

Kecamatan Matraman Targetkan 1.000 Warga Divaksin Tiap Hari

Jumat, 18 Juni 2021 4482

Pemprov DKI Ajak Warga 18 Tahun ke Atas Berpartisipasi Aktif Dalam Vaksinasi COVID-19, Ciptakan Keke

Pemprov DKI Ajak Warga 18 Tahun ke Atas Berpartisipasi Aktif dalam Vaksinasi COVID-19, Ciptakan Kekebalan Komunitas

Jumat, 18 Juni 2021 1537

201 Warga Duren Tiga Disuntik Vaksin

201 Warga Duren Tiga Disuntik Vaksin

Kamis, 17 Juni 2021 3147

BERITA POPULER
MRT Jam operasional jati

Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

Rabu, 24 Juni 2026 2972

Satpol pp dki jakarta 1

190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

Jumat, 26 Juni 2026 754

Parkir jakarta 2

Malam Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta Sediakan 21 Kantong Parkir

Kamis, 25 Juni 2026 823

IMG 20260626 WA0084

75 Peserta Ikuti Bimtek Pelatihan Barista Parekraf Jakbar

Jumat, 26 Juni 2026 552

1000387441

84 Kendaraan Ikut Uji Emisi di Kantor Wali Kota Jakbar

Kamis, 25 Juni 2026 689

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks