Museum Gastronomi Indonesia Format Digital Resmi Diluncurkan

Kamis, 17 Juni 2021 20:28 Reporter : Aldi Geri Lumban Tobing Editor : Toni Riyanto 928

(Foto: Istimewa - Beritajakarta.id)

Indonesian Gastronomy Community (IGC) resmi meluncurkan Museum Gastronomi Indonesia (MGI) Kamis (17/6). Sebagai langkah awal, MGI hadir secara digital melalui situs museumgrastronomi.id. Rencananya, MGI akan dibuat secara fisik dan bisa dikunjungi secara langsung oleh masyarakat luas.

Saya berharap JXB dapat berkolaborasi dengan MGI

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Nadiem Makarim mengatakan, bangsa Indonesia memiliki harta karun lain yang tidak kalah berharga yakni kekayaan gastronomi. Menurutnya, gastronomi Indonesia memiliki paling tidak dua kekuatan yaitu keberagaman dan sejarahnya.

"Keberagaman makanan di Indonesia merupakan hasil interaksi lintas budaya yang telah berlangsung sangat lama dan diteruskan dari generasi ke generasi. Seiring dengan perkembangan zaman pewarisan dan penyebaran pengetahuan tentang makanan dan minuman di Indonesia perlu beradaptasi," ujar Nadiem, saat acara peluncuran, Kamis (17/6).

Nadiem mengapresiasi inisiatif IGC untuk menghadirkan khazanah kekayaan gastronomi Indonesia dalam format yang lebih kekinian dengan memanfaatkan teknologi. Melalui cara itu, diyakini masyarakat Indonesia tidak akan enggan mempelajari gastronomi lokal dan membawanya ke panggung global sebagai bentuk diplomasi budaya.

"Semoga inisiatif ini semakin memuliakan pangan nusantara dan mengukuhkan Indonesia sebagai negara adidaya budi dan budaya," ungkapnya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Uno menuturkan, salah satu misi IGC adalah melestarikan, memajukan, menguatkan dan memberdayakan makanan maupun minuman Indonesia beserta nilai budaya dan narasi yang terkandung di dalamnya. Diharapkan, IGC dapat terus berkarya menguatkan Indonesia di dalam segala bidang hingga memberikan kontribusi nyata melalui pemberdayaan serta peningkatan daya ungkit makanan dan minuman Indonesia dalam filosofi gastronomi Indonesia.

"Semoga dengan adanya peluncurkan Museum Gastronomi Indonesia dapat menjadi momentum untuk memperkenalkan sisi lain keindahan pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia khususnya dari dunia kuliner," imbuhnya.

Sementara itu, CEO of Jakarta Experience Board, Novita Dewi menyampaikan selamat atas peluncuran MGI yang hadir sebagai alternatif hiburan dengan menggunakan teknologi kreatif.

"Saya berharap JXB dapat berkolaborasi dengan MGI melakukan berbagai aktivasi yang unik dan inovatif untuk meningkatkan industri pariwisata di Jakarta," ungkapnya.

Ketua Umum Indonesian Gastronomy Community, Ria Musiawan membeberkan, MGI hadir untuk membangun memori kolektif tentang Indonesia yang kaya dan membanggakan. MGI menjadi sebuah wadah yang berisi informasi tentang cerita sejarah, asal usul, proses akulturasi budaya, dan berbagai masakan yang dihidangkan maupun dikonsumsi sehari-hari oleh masyarakat Indonesia agar dapat terjaga kelestariannya serta diketahui oleh masyarakat luas.

"Selain berfungsi sebagai museum, MGI sebagai sumber informasi, pengetahuan, dan pendidikan. Keberadaan MGI diharapakan dapat mendukung berbagai sektor terkait gastronomi Indonesia secara berkelanjutan," ucapnya.

Ria berharap, MGI dapat dijadikan pintu pembuka, program penguat dan pendorong, serta meningkatkan kemitraan yang berkolaborasi dengan berbagai stakehodlers dalam mendukung gastro-tourism dan ketahanan pangan ke depan.

"Kami ingin misi besar untuk melestarikan makanan Indonesia dan membawa selera Indonesia ke panggung dunia dapat secara terstruktur, sistematis dan masif dapat terwujud," tandasnya.