Warga Perumahan Elit di Jakbar Terserang DBD

Sabtu, 08 Maret 2014 Reporter: TP Moan Simanjuntak Editor: Lopi Kasim 4980

waspada_dbd_ilustrasi.jpg

(Foto: doc)

Perumahan elit di DKI Jakarta rupanya tidak menjamin penyebaran nyamuk aedes aegypty penyebab demam berdarah dengue (DBD). Buktinya, 11 warga yang tingga di perumahan elit, RW 09, Perumahan Permata Buana, Kelurahan Kembangan Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat diketahui terserang DBD.  

Ketua RW 09, Kelurahan Kembangan Utara, Kurniawan mengatakan, ke-11 warganya yang tinggal di Perumahan Taman Permata Buana yang terserang penyakit demam berdarah tersebut sudah dilaporkan ke Sudin Kesehatan.

“Memang benar selama Januari hingga Maret ini, sudah ada 11 warga saya yang semuanya tinggal di perumahan tersebut terserang demam berdarah,” ujar Kurniawan, Sabtu (8/3).

Untuk mencegah penyebaran penyakit tersebut, kata Kurniawan, pihaknya telah berupaya melakukan pemogingan setiap minggu. Namun, masih adanya rumah yang kosong sehingga sulit untuk dilakukan pemogingan pada taman dan pot berisi air yang ada di halaman rumah yang diduga menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

“Untuk itu kami meminta agar Sudin Kesehatan  memberikan sosialisasi dan pelatihan mengenai cara melakukan fogging. Sebab, kalau tidak segera ditangani, maka tidak menutup kemungkinan akan ada warga di perumahan tersebut yang terserang demam berdarah,” ucap Kurniawan.

Kasudin Kesehatan Jakarta Barat, Widyastuti membenarkan adanya ke-11 warga yang tinggal di perumahan tersebut yang terserang demam berdarah. Menurutnya, tempat penampungan air menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk. Seperti pot bunga, kolam kosong, yang umumnya dimiliki warga.

“Selain, itu kami akui memang di dalam perumahan tersebut tidak adanya warga yang jadi kader jumantik. Sebab, dengan adanya kader jumantik minimal mampu menekan angka kasus penyakit demam berdarah di perumahan tersebut,” ucap Widyastuti.

Pihaknya, tambah Widyastuti, akan segera melakukan langkah-langkah preventif pemberantasan sarang nyamuk (PSN), salah satunya fogging (pengasapan).

“PSN dengan fogging biasanya dilakukan di wilayah dengan tingkat kasus penyakit demam berdarah yang tinggi. Tapi, cara itu hanya bersifat resisten. di-fogging saja masih ada nyamuk yang kebal. Untuk itu cara yang paling ampuh adalah berperilaku hidup bersih dan sehat,” tandas Widyastuti.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9263

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3230

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3651

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1946

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1514

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks