Warga Perumahan Elit di Jakbar Terserang DBD

Sabtu, 08 Maret 2014 Reporter: TP Moan Simanjuntak Editor: Lopi Kasim 5045

waspada_dbd_ilustrasi.jpg

(Foto: doc)

Perumahan elit di DKI Jakarta rupanya tidak menjamin penyebaran nyamuk aedes aegypty penyebab demam berdarah dengue (DBD). Buktinya, 11 warga yang tingga di perumahan elit, RW 09, Perumahan Permata Buana, Kelurahan Kembangan Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat diketahui terserang DBD.  

Ketua RW 09, Kelurahan Kembangan Utara, Kurniawan mengatakan, ke-11 warganya yang tinggal di Perumahan Taman Permata Buana yang terserang penyakit demam berdarah tersebut sudah dilaporkan ke Sudin Kesehatan.

“Memang benar selama Januari hingga Maret ini, sudah ada 11 warga saya yang semuanya tinggal di perumahan tersebut terserang demam berdarah,” ujar Kurniawan, Sabtu (8/3).

Untuk mencegah penyebaran penyakit tersebut, kata Kurniawan, pihaknya telah berupaya melakukan pemogingan setiap minggu. Namun, masih adanya rumah yang kosong sehingga sulit untuk dilakukan pemogingan pada taman dan pot berisi air yang ada di halaman rumah yang diduga menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

“Untuk itu kami meminta agar Sudin Kesehatan  memberikan sosialisasi dan pelatihan mengenai cara melakukan fogging. Sebab, kalau tidak segera ditangani, maka tidak menutup kemungkinan akan ada warga di perumahan tersebut yang terserang demam berdarah,” ucap Kurniawan.

Kasudin Kesehatan Jakarta Barat, Widyastuti membenarkan adanya ke-11 warga yang tinggal di perumahan tersebut yang terserang demam berdarah. Menurutnya, tempat penampungan air menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk. Seperti pot bunga, kolam kosong, yang umumnya dimiliki warga.

“Selain, itu kami akui memang di dalam perumahan tersebut tidak adanya warga yang jadi kader jumantik. Sebab, dengan adanya kader jumantik minimal mampu menekan angka kasus penyakit demam berdarah di perumahan tersebut,” ucap Widyastuti.

Pihaknya, tambah Widyastuti, akan segera melakukan langkah-langkah preventif pemberantasan sarang nyamuk (PSN), salah satunya fogging (pengasapan).

“PSN dengan fogging biasanya dilakukan di wilayah dengan tingkat kasus penyakit demam berdarah yang tinggi. Tapi, cara itu hanya bersifat resisten. di-fogging saja masih ada nyamuk yang kebal. Untuk itu cara yang paling ampuh adalah berperilaku hidup bersih dan sehat,” tandas Widyastuti.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2932

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 1278

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 504

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1285

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1089

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks