Banjir dari Katulampa Akan Dibuang dengan Pipa

Jumat, 13 Maret 2015 Reporter: Folmer Editor: Dunih 5375

Basuki Ingin Bangun Pipa dari Katulampa

(Foto: doc)

Persoalan banjir terutama limpahan dari kawasan hulu yakni Katulampa, Bogor, Jawa Barat, menjadi perhatian serius Pemprov DKI. Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama yang menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Kerajaan Belanda untuk Indonesia di Balaikota juga membahas isu penting penanggulangan banjir. Pengelolaan sumber daya air, pengendalian banjir, dan pengembangan kawasan pesisir dan rencana pemasangan pipa untuk membuang air dari Bendungan Katulampa dalam upaya mengatasi banjir di ibu kota menjadi titik berat pembicaraan tersebut.

Saya tanya sama mereka, boleh tidak bangun pipa saja untuk bantu buang. Di Katulampa kan sudah ada bendungan, karena airnya kadang begitu banyak, kenapa tidak bangun pipa saja? Sambungin pipa saja dari Katulampa sampai laut Jakarta

”Saya tanya sama mereka, boleh tidak bangun pipa saja untuk bantu buang. Di Katulampa kan sudah ada bendungan, karena airnya kadang begitu banyak, kenapa tidak bangun pipa saja? Sambungin pipa saja dari Katulampa sampai laut Jakarta," ujar Basuki, Jumat (13/3).

Menurut Basuki, air dari Katulampa selama ini terlalu banyak. Sodetan di Kanal Banjir Timur (KBT) juga selalu membuang air 60 kubik per detik. Sedangkan di sisi lain, Jakarta membutuhkan tambahan pasokan air bersih. Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga menginginkan sumber air dari Waduk Jatiluhur.

"Itu bisa dipakai juga buat PAM. Nah, di situ kami minta tolong dia untuk hitungin," katanya.

Basuki menilai, jika pembangunan jaringan pipa dari Katulampa dapat direalisasikan, pembangunan Waduk Ciawi yang terdiri atas dua waduk, yakni Sukamahi dan Megamendung tidak perlu dilaksanakan. Sebab, adanya waduk pun, air yang ditampung harus dibuang karena lama kelamaan waduk juga akan penuh.

"Kenapa tidak dari Katulampa, kita pasang pipa 30-40 KM sampai Jakarta. Tanamnya di trase sungai. Nah, kami tidak mengerti, makanya kami minta bantu mereka. Kalau itu jadi, masalah air di Jakarta selesai, bisa kurangi banjir Jakarta," jelasnya.

Untuk itu, Basuki akan berkonsultasi dengan Presiden Joko Widodo terkait pembangunan Waduk Ciawi tersebut. Terlebih, rencana pembangunan waduk tersebut digagas saat Jokowi masih menjabat sebagai Gubernur DKI.

”Kalau mau bangun waduk, ya bagus. Buat tampungan air musim kemarau juga bagus sebetulnya. Tapi, jauh lebih cepat, kan Jakarta kurang air PAM, sementara sungai mengancam banjir, kenapa tidak nyolok saja ? Yang paling mahal kan bangun bendungan. Colok saja pipa dari Katulampa langsung airnya dialirkan. Nah, tapi kita tidak ngerti ngitung teknisnya. Kita butuh orang Belanda ini bantu, tapi dia di dalam bilang kalau itu masu akal. Ya sudah kalo gitu tunggu dia bantu saja," tambahnya.

BERITA TERKAIT
Sungai Ciliwung Siaga III, Warga Diminta Waspada

Sungai Ciliwung Siaga III, Warga Diminta Waspada

Rabu, 18 Februari 2015 4585

sampah kbt jakarta

Sampah di KBT Sebarkan Aroma Bau Busuk

Senin, 28 April 2014 4819

Proyek Sodetan Ciliwung Jalan Terus

Proyek Sodetan Ciliwung Jalan Terus

Jumat, 20 Februari 2015 4632

Katulampa Siaga III, Warga Diminta Waspada

Katulampa Siaga III, Warga Diminta Waspada

Kamis, 12 Februari 2015 3732

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 4161

Rano tinjau Jalan Rusak Thamrin jati

Rano Pastikan Perbaikan Jalan Rusak Terus Dilakukan

Selasa, 03 Februari 2026 631

IMG 20260203 191714

Pemprov DKI Gelar Tiga Sorti Operasi Modifikasi Cuaca Hari Ini

Selasa, 03 Februari 2026 462

Transjabodetabek blokM rezap

Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Diluncurkan Pekan Depan

Selasa, 03 Februari 2026 453

Gubernur pramono pompa daan mogot rezap2

Pramono Pastikan Virus Nipah Belum Ditemukan di Jakarta

Selasa, 03 Februari 2026 514

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks