Banjir dari Katulampa Akan Dibuang dengan Pipa

Jumat, 13 Maret 2015 Reporter: Folmer Editor: Dunih 5739

Basuki Ingin Bangun Pipa dari Katulampa

(Foto: doc)

Persoalan banjir terutama limpahan dari kawasan hulu yakni Katulampa, Bogor, Jawa Barat, menjadi perhatian serius Pemprov DKI. Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama yang menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Kerajaan Belanda untuk Indonesia di Balaikota juga membahas isu penting penanggulangan banjir. Pengelolaan sumber daya air, pengendalian banjir, dan pengembangan kawasan pesisir dan rencana pemasangan pipa untuk membuang air dari Bendungan Katulampa dalam upaya mengatasi banjir di ibu kota menjadi titik berat pembicaraan tersebut.

Saya tanya sama mereka, boleh tidak bangun pipa saja untuk bantu buang. Di Katulampa kan sudah ada bendungan, karena airnya kadang begitu banyak, kenapa tidak bangun pipa saja? Sambungin pipa saja dari Katulampa sampai laut Jakarta

”Saya tanya sama mereka, boleh tidak bangun pipa saja untuk bantu buang. Di Katulampa kan sudah ada bendungan, karena airnya kadang begitu banyak, kenapa tidak bangun pipa saja? Sambungin pipa saja dari Katulampa sampai laut Jakarta," ujar Basuki, Jumat (13/3).

Menurut Basuki, air dari Katulampa selama ini terlalu banyak. Sodetan di Kanal Banjir Timur (KBT) juga selalu membuang air 60 kubik per detik. Sedangkan di sisi lain, Jakarta membutuhkan tambahan pasokan air bersih. Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga menginginkan sumber air dari Waduk Jatiluhur.

"Itu bisa dipakai juga buat PAM. Nah, di situ kami minta tolong dia untuk hitungin," katanya.

Basuki menilai, jika pembangunan jaringan pipa dari Katulampa dapat direalisasikan, pembangunan Waduk Ciawi yang terdiri atas dua waduk, yakni Sukamahi dan Megamendung tidak perlu dilaksanakan. Sebab, adanya waduk pun, air yang ditampung harus dibuang karena lama kelamaan waduk juga akan penuh.

"Kenapa tidak dari Katulampa, kita pasang pipa 30-40 KM sampai Jakarta. Tanamnya di trase sungai. Nah, kami tidak mengerti, makanya kami minta bantu mereka. Kalau itu jadi, masalah air di Jakarta selesai, bisa kurangi banjir Jakarta," jelasnya.

Untuk itu, Basuki akan berkonsultasi dengan Presiden Joko Widodo terkait pembangunan Waduk Ciawi tersebut. Terlebih, rencana pembangunan waduk tersebut digagas saat Jokowi masih menjabat sebagai Gubernur DKI.

”Kalau mau bangun waduk, ya bagus. Buat tampungan air musim kemarau juga bagus sebetulnya. Tapi, jauh lebih cepat, kan Jakarta kurang air PAM, sementara sungai mengancam banjir, kenapa tidak nyolok saja ? Yang paling mahal kan bangun bendungan. Colok saja pipa dari Katulampa langsung airnya dialirkan. Nah, tapi kita tidak ngerti ngitung teknisnya. Kita butuh orang Belanda ini bantu, tapi dia di dalam bilang kalau itu masu akal. Ya sudah kalo gitu tunggu dia bantu saja," tambahnya.

BERITA TERKAIT
Sungai Ciliwung Siaga III, Warga Diminta Waspada

Sungai Ciliwung Siaga III, Warga Diminta Waspada

Rabu, 18 Februari 2015 4837

sampah kbt jakarta

Sampah di KBT Sebarkan Aroma Bau Busuk

Senin, 28 April 2014 5199

Proyek Sodetan Ciliwung Jalan Terus

Proyek Sodetan Ciliwung Jalan Terus

Jumat, 20 Februari 2015 4939

Katulampa Siaga III, Warga Diminta Waspada

Katulampa Siaga III, Warga Diminta Waspada

Kamis, 12 Februari 2015 3938

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7117

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4806

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1916

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2477

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1024

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks