Kamis, 06 Maret 2014
Reporter: Erna Martiyanti
Editor: Dunih
4761
(Foto: doc)
Dua pekan operasional bus tingkat pariwisata atau city tour mendapat sambutan antusias dari warga Jakarta. Namun, sayangnya masih banyak penumpangnya yang belum tertib. Mereka naik dan turun di tempat sembarangan.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Arie Budhiman mengatakan, selama dua pekan beroperasi, hasilnya cukup baik. Meski, sopir dan penumpangnya belum tertib.
"Penumpangnya berhentiin bus sembarangan. Gebleknya sopirnya malah berhenti lagi," keluh Arie, Kamis (6/3).
Padahal menurut Arie, telah disediakan halte-halte untuk naik turun penumpang. Ke depan diharapkan baik penumpang dan sopir bus lebih tertib, agar tidak mengganggu kendaraan lainnya. Mengingat bus tingkat atau double decker memiliki bodi yang besar.
"Kalau di luar negeri tertib. Harusnya warga kita juga bisa antre dan menunggu bus di tempatnya," ujarnya.
Namun, untuk kondisi bus tidak ada masalah besar. Kelima bus bermerk Weichai dari Cina itu bisa berfungsi dengan baik, tidak seperti yang dikhawatirkan oleh beberapa pihak mengenai kekuatan mesin. Kendati demikian, pihaknya akan tetap melakukan evaluasi lagi. "Sekarang tidak ada yang rusak," ucapnya.
Ia mengaku masih mencari jalur yang tepat untuk rute lainnya. Mengingat bus memiliki double decker dengan ketinggian 4,2 meter. Di Jakarta sendiri masih banyak ranting dan kabel yang menjuntai. "Harus ada 5 meter, bus itu tingginya 4,2 meter, tapi di Jakarta masih banyak kabel menjuntai. Masih ada ranting, kalau sudah cukup itu baru mudah," ujarnya.
Menurutnya, tempat wisata yang juga akan dilintasi oleh bus tingkat pariwisata bukan hanya lokasi heritage, tetapi juga wisata belanja dan makan. Sedangkan untuk menjangkau objek wisata lainnya harus ada perbaikan infrastruktur yang baik terlebih dahulu.
"Kita baru lima unit, dengan keterbatasan ini bus lewat koridor utama Jakarta saja, sebanyak mungkin kita cover land mark di Jakarta, seperti kantor penting, heritage museum, gereja, tapi tidak hanya heritage ada fungsi spesifik lainnya. Orang perlu belanja makan dan minum," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta
Senin, 10 Agustus 2026
563
Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya
Minggu, 09 Agustus 2026
792
Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut
Jumat, 07 Agustus 2026
1118
Call Centre 1500813 Satu Nomor Solusi Transportasi Jakarta Resmi Diluncurkan
Minggu, 09 Agustus 2026
562
Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran