Sopir Truk Pertamina Tuntut Upah Lembur Selama 6 Tahun

Kamis, 06 Maret 2014 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Agustian Anas 8691

demo_supir_pertamina_ist.jpg

(Foto: doc)

Sebanyak 200 sopir truk tangki Pertamina yang tergabung dalam Paguyuban Solidaritas Kru Mobil Tangki Indonesia (PSMTI) Se-Jawa akan berunjuk rasa di kantor pusat Pertamina, di Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat. Mereka menuntut upah lembur yang belum dibayar selama 6 tahun.

Namun sebelumnya, sejak pukul 08.00 - 09.00, massa menduduki jembatan akses menuju pintu 1 depo BBM Pertamina Plumpang. Akibatnya, lintasan masuk terganggu dan harus dialihkan ke pintu 3 depo BBM Pertamina Plumpang.

Koordinator Aksi, Herman, mengatakan massa sebanyak 200 orang ini merupakan kru mobil tangki pengangkut BBM se-Jawa Madura. Mereka menuntut uang lembur yang belum dibayarkan oleh pihak perusahaan selama 6 tahun.

"Upah lembur kami belum dibayarkan selama 6 tahun ini. Ada sekitar 2.000 karyawan di Jawa sampai Madura yang tidak dibayarkan, kalau di total mencapai Rp 749 miliar," ujarnya, Kamis (6/3).

Herman mengatakan tuntutan tersebut sesuai dengan Undang-Undang Tenaga Kerja No 13 tahun 2013 tentang Upah Lembur. "Setelah ini kami akan melanjutkan aksi demo ke kantor Pertamina Pusat. Jam 12 siang nanti rekan-rekan lain akan berkumpul di sana," tukasnya.

Operation Head Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) PT Pertamina Tbk, Abdul Rochim, mengatakan, aksi ini tidak mengganggu distribusi pasokan BBM di Jabodetabek. Untuk menjaga lancarnya pasokan, ia mengalihkan lalu lintas truk tangki BBM melalui pintu 3 Depo yang berjarak 100 meter dari pintu 1.

"Kita ada 200 armada yang setiap hari 2 kali bolak-baik. Walaupun akses pintu 1 terganggu, pasokan BBM se-Jabodetabek tidak terganggu," tegasnya.

Sementara itu, Kapolsek Koja, Konpol TB Simangunsong, mengatakan, pihaknya mengerahkan sebanyak 65 personil gabungan dari Polres, Polsek, dan Kodim untuk mengamankan aksi tersebut.

"Ini kan obyek vital nasional, sehingga kalau terganggu masyarakat banyak yang merasakan dampaknya. Setelah kita beri pemahaman, mereka mau mengerti dan membubarkan diri," ujarnya. 
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7047

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4683

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2221

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 2216

Pengprov akuatik dki jakarta rezap

Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

Kamis, 29 Oktober 2026 1761

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks