Temui Gubernur Anies, Rekan Indonesia Apresiasi Layanan Kesehatan di Ibu Kota

Reporter : Yudha Peta Ogara | Editor : Erikyanri Maulana | Kamis, 04 Maret 2021 12:16 WIB | Dibaca 782 kali
Temui Gubernur Anies, Rekan Indonesia Apresiasi Layanan Kesehatan di Ibu Kota (Foto : Yudha Peta Ogara / Beritajakarta.id)

KPW Relawan Kesehatan (Rekan) Indonesia Provinsi Jawa Timur, Sumatera Selatan, dan Sumatera Utara menemui Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan di Balai Kota Provinsi DKI Jakarta dalam rangka studi banding. Mereka mengapresiasi kemajuan layanan kesehatan di ibu kota.

" Teman-teman dari daerah berniat sekali bertemu dengan Pak Anies. Alhamdulillah kami diterima,"

Sekretaris KPW Rekan Indonesia Provinsi Jawa Timur, M Ilyas Dwi H menyatakan, anggota Rekan Indonesia di berbagai daerah terus berusaha meningkatkan kualitas kerja sama dengan pemerintah daerah dalam rangka memajukan layanan kesehatan.

"Kami datang atas delegasi ketua umum. Kami diterima Gubernur Anies. Teman-teman dari daerah berniat sekali bertemu dengan Pak Anies. Alhamdulillah kami diterima," ujarnya usai pertemuan, Kamis (4/3).

Kedatangan delegasi ini banyak menceritakan kegiatan-kegiatan relawan di daerah dan mereka berharap bisa mencontoh apa yang dilakukan relawan di DKI Jakarta yang selama ini bisa bersinergi dengan pemerintah daerah dengan baik. Pihaknya fokus memperjuangkan hak-hak warga untuk mendapatkan layanan kesehatan sebagaimana mestinya.

"Kami bersama pemerintah daerah mencarikan jalan keluar," kata Ilyas.

Dalam studi banding itu, relawan daerah juga meminta masukan kepada Gubernur Anies agar kerja sama Rekan Indonesia dengan berbagai pemda semakin berkembang. Secara objektif, menurutnya Pemprov DKI Jakarta bisa membangun kerja sama yang baik dengan Rekan Indonesia.

Pengurus Rekan Indonesia Sumatera Selatan, Efbahitul Cahmi menambahkan, kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dengan Rekan Indonesia yang sudah terjalin selama ini sangat luar biasa.

"Makanya kami studi banding untuk meminta jalan kepada Gubernur Anies agar apa yang sudah diterapkan di Jakarta juga bisa diterapkan di daerah lain," tandasnya.

TOP