200 Peserta Ikuti Webinar Tentang Kopi dan Barista

Reporter : Aldi Geri Lumban Tobing | Editor : Toni Riyanto | Jumat, 26 Februari 2021 21:34 WIB | Dibaca 1198 kali
200 Peserta Ikuti Webinar Tentang Kopi dan Barista (Foto : / Beritajakarta.id)

Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, Pertanian (KPKP) DKI Jakarta berkolaborasi dengan PT Esperto Barista Course melaksanakan webinar bincang-bincang tentang kopi dan barista bertajuk "Bintang Kopi". Webinar Bintang Kopi diikuti oleh 200 peserta baik yang bergabung di zoom meeting maupun mengakses via Youtube.

" Segmen pasar yang luar biasa"

Webinar ini turut mengundang narasumber berkompeten seperti, Barista Assesor, Tuti H Mochtar, dan perwakilan dari PT Esperto Barista Course, Margaretha.

Pelaksana Tugas (Plt) Dinas KPKP DKI Jakarta, Suharini Eliawati mengatakan, kopi saat ini berkembang di kalangan anak muda bukan hanya sebagai minuman tetapi sudah menjadi gaya hidup atau lifestyle. Sehingga, peluang bisnis dalam meracik dan menyajikan kopi dengan berbagai varian cukup menjanjikan di saat pandemi COVID-19 ini.

"Jakarta memang bukan sebagai daerah produsen kopi, tapi memiliki segmen pasar yang luar biasa. Orang boleh saja tidak menyukai kopi, tapi ketika memutuskan membuka usaha kopi itu adalah peluang luar biasa," ujarnya, Jumat (26/2).

Eli menjelaskan, webinar ini bertujuan memotivasi dan mendorong warga Jakarta khususnya anak-anak muda untuk memiliki jiwa wirausaha, memulai usaha, serta menjadi barista yang terampil dan mumpuni meracik kopi enak ala kafe.

"Kami mencoba membuka peluang usaha, terlebih Pemprov DKI Jakarta ada namanya Jakpreneur. Tahun ini Dinas KPKP menargetkan mencetak 6.200 Jakpreneur. Untuk itu, kita membuka wawasan dan peluang untuk kawan-kawan semua bahwa kopi sangat potensial untuk dijadikan usaha," terangnya.

Ia menambahkan, materi yang diberikan dalam webinar ini di antaranya, pengenalan kopi dan barista, jenis dan budi daya kopi, teknik meracik minuman berbahan dasar kopi, usaha kopi, pengenalan alat seduh, hingga pemasarannya.

"Ada dua segmen yaitu pengenalan kopi dan baristanya. Kemudian nanti ada bimtek lanjutannya, kita ingin kopi itu dapat mengekspansi pasar," tandasnya.

TOP