Rapat Bersama Forkopimda, Gubernur Anies Jelaskan Strategi Penanganan Pandemi di Jakarta

Kamis, 18 Februari 2021 Reporter: Yudha Peta Ogara Editor: Erikyanri Maulana 1740

Rapat Bersama Forkopimda, Gubernur Anies Jelaskan Strategi Penanganan Pandemi di Jakarta

(Foto: Yudha Peta Ogara)

Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, menghadiri rapat pimpinan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang digelar di Auditorium Polda Metro Jaya, Kamis (18/2).

Strategi ini diperlukan untuk menyinkronkan dan mendapatkan dukungan di lapangan,

Dalam rapat tersebut, Gubernur Anies menjelaskan sejumlah strategi penanganan COVID-19 di DKI Jakarta.

Gubernur Anies mengungkapkan, hal pertama yang perlu dilakukan dalam penanganan COVID-19 adalah seluruh pihak harus menekan penambahan kasus aktif, melalui penguatan 3T (testing, tracing, treatment) dan kampanye masif 3M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak) yang membutuhkan dukungan dari berbagai unsur.

"Strategi ini diperlukan untuk menyinkronkan dan mendapatkan dukungan di lapangan. Tadi hadir seluruh Kapolres dan harapannya sesudah ini maka kebijakan kita khususnya testing dan tracing itu bisa dibantu dan bisa lebih efektif," terangnya, seperti dikutip dari Siaran Pers PPID Provinsi DKI Jakarta.

Selain itu, Gubernur Anies juga menjelaskan terkait vaksinasi yang turut menjadi strategi dari penanganan COVID-19 di Jakarta. Pada tahap berikutnya nanti yang akan menerima adalah unsur non-medis, sehingga memerlukan sinkronisasi berbagai elemen masyarakat untuk menyukseskan program vaksinasi ini.

"Kedua, terkait vaksinasi, karena sebentar lagi kita akan vaksinasi di unsur non-medis, dan kemarin secara serentak di Tanah Abang, Alhamdulillah sudah lebih 1.400 hampir 1.500 orang yang sudah divaksin di Tanah Abang dari sekitar 10.000 yang terdaftar. Itu Insya Allah akan diteruskan, jangkauan diharapkan lebih luas lagi, tapi itu akan perlu waktu. Kita berharap vaksin segera tiba, sehingga tim vaksinasi bisa segera langsung memanfaatkannya," paparnya.

Gubernur Anies juga berharap, apabila strategi ini dilaksanakan dengan kolaborasi berbagai pihak, termasuk Forkompinda, maka pandemi COVID-19 di Jakarta akan dapat semakin terkendali. Sehingga, nantinya akan berdampak pada pulihnya perekonomian masyarakat.

"Begitu ini (strategi) dikerjakan, ekonomi akan mampu bangkit, karena penyebab kontraksi ekonomi adalah interaksi berkurang, kegiatan transaksi menurun. Supaya interaksi bertambah, warganya harus sehat. Karena itu, mengembalikan kondisi ekonomi harus dimulai dengan mengembalikan kondisi kesehatan, sehingga orang bisa berinteraksi dan  transaksi bisa jalan kembali," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Perkembangan Covid-19 di Jakarta per 17 Februari 2021, Warga Diimbau Disiplin 3M

Perkembangan Covid-19 di Jakarta per 17 Februari 2021, Warga Diimbau Disiplin 3M

Rabu, 17 Februari 2021 1903

84 Perusahaan di Jakarta Selatan Ditertibkan

84 Perusahaan di Jaksel Diberi Teguran Tertulis

Selasa, 16 Februari 2021 1943

Perkembangan Covid-19 di Jakarta Per 12 Februari 2021, Warga Diimbau Disiplin 3M

Perkembangan COVID-19 di Jakarta per 12 Februari 2021, Warga Diimbau Disiplin 3M

Jumat, 12 Februari 2021 2413

BERITA POPULER
MRT Jam operasional jati

Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

Rabu, 24 Juni 2026 3451

Rano Kampanyekan Pilah Sampah Saat Karnaval Jakarta Penuh Warna

Rano Kampanyekan Pilah Sampah Saat Karnaval Jakarta Penuh Warna

Minggu, 28 Juni 2026 544

HUT 499 1 jati

Meriah! Padi Reborn Guncang Bundaran HI di Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta

Sabtu, 27 Juni 2026 616

Satpol pp dki jakarta 1

190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

Jumat, 26 Juni 2026 848

Parkir jakarta 2

Malam Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta Sediakan 21 Kantong Parkir

Kamis, 25 Juni 2026 924

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks