Wagub Ariza Optimistis Imlekan dari Rumah Percepat Penanganan COVID-19

Jumat, 12 Februari 2021 Reporter: Yudha Peta Ogara Editor: Erikyanri Maulana 1866

Wagub Ariza: Imlekan dari Rumah Membangkitkan Ekonomi

(Foto: Dadang Kusuma Wira Putra)

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria optimistis Tahun Baru Imlek 2572 Kongzili yang jatuh pada Jumat (12/2) meningkatkan semangat warga untuk bangkit mengalahkan COVID-19. Ia pun berpesan, kepada warga untuk tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 dan sebisa mungkin tetap di rumah.

Selamat Tahun Baru Imlek ke-2572 Kongzili untuk saudara-saudara kami yang merayakan,

"Selamat Tahun Baru Imlek ke-2572 Kongzili untuk saudara-saudara kami yang merayakan. Semoga hidup kita dipenuhi kebaikan, kesabaran, kepedulian pada sesama manusia dan alam," katanya, Jumat (12/2).

Wagub Ariza berharap Tahun Baru Imlek membawa kebaikan, rezeki yang berlimpah, kesehatan sempurna, dan kemakmuran bagi semua.

"Saya mengimbau kita semua agar merayakan libur panjang Imlek dengan tetap berada di rumah bersama orang-orang tercinta," katanya.

Menurutnya, Imlekan dari rumah akan mempercepat penanganan COVID-19. Jika COVID-19 bisa dikendalikan makan perekonomian perlahan akan bangkit.

Ditambahkan Wagub Ariza, berdasarkan pengalaman libur panjang selalu melahirkan klaster baru penyebaran COVID-19.

"Ayo tetap displin protokol kesehatan 3M. Menjaga jarak, Memakai masker, dan Mencuci tangan dengan sabun," ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini pada 11 Februari 2021, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta telah  melakukan tes PCR 17.865 spesimen. Dari jumlah tersebut, sebanyak 15.321 orang dites PCR pada 11 Februari 2021 untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 2.514 positif dan 12.807 negatif.

"Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 268.418. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 110.790," terangnya.

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sebanyak 1.514 kasus, sehingga menjadi 22.659 (orang yang masih dirawat/ solasi). Sedangkan, jumlah konfirmasi secara total di Jakarta sampai sebanyak 306.229. Dari total kasus tersebut, orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 278.822 dengan tingkat kesembuhan 91,1%, dan total 4.748 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6%. Sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,7%.

Positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 20,2%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 10,7%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.

BERITA TERKAIT
Ratusan Petugas Gabungan Dikerahkan Amankan Tempat Keramaian di Jakpus

Pemkot Jakpus Pantau Pusat Keramaian Saat Libur Imlek

Kamis, 11 Februari 2021 2226

Pemprov DKI Jakarta Dukung Rangkaian Jakarta Imlekan 2021 Secara Virtual di Tengah Pandemi

Pemprov DKI Jakarta Dukung Rangkaian Jakarta Imlekan 2021 Secara Virtual di Tengah Pandemi

Kamis, 11 Februari 2021 2969

Sudin KPKP Jakbar, Lakukan Monitoring Pedagang Bandeng Musiman

Sudin KPKP Jakbar Monitoring Penjual Ikan Bandeng di Jl Sulaiman

Rabu, 10 Februari 2021 2070

BERITA POPULER
IMG 20260319 191414

PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

Kamis, 19 Maret 2026 2419

IMG 20260319 WA0000

Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

Kamis, 19 Maret 2026 2538

Taman Lapangan Banteng doc

Pemprov DKI Bakal Gelar Halalbihalal di Lapangan Banteng

Sabtu, 21 Maret 2026 977

Mudik gratis pemprov rezap

Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

Selasa, 17 Maret 2026 1789

Pemprov dki kemenag jalan istiqlal folmer

DKI dan Kemenag RI Sepakati Kerja Sama Pemanfaatan Barang Milik Daerah

Senin, 16 Maret 2026 1424

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks