PKB Isyaratkan Cabut Hak Angket

Senin, 02 Maret 2015 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Dunih 4475

hasbiallah ilyas

(Foto: doc)

Setelah Fraksi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) menarik diri dari hak angket, kini giliran Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang mengisyaratkan mencabut hak angket kepada Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. Namun, kepastian mundurnya fraksi tersebut masih akan dirapatkan kembali di internal partai.

Dalam dua hari ini, akan ada keputusan soal angket

Ketua Fraksi PKB DPRD DKI Jakarta, Hasbiallah Ilyas mengatakan, kepastian langkah itu akan ditentukan dalam rapat yang digelar beberapa hari ke depan. Jika keputusan yang diambil mundur dari hak angket, artinya tinggal tersisa tujuh fraksi yang tetap mendukung hak itu dilakukan. "Dalam dua hari ini, akan ada keputusan soal angket," ujar Hasbi, sapaan akrabnya di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Senin (2/3).

Kendati demikian, dirinya menampik jika rencana mundurnya dari hak angket ini lantaran hanya ikut-ikutan Partai Nasdem. Dirinya mengaku keputusan tersebut diambil, lantaran sejak awal sudah ragu dengan hak angket yang digulirkan. Menurutnya, tanda tangan yang dibubuhkan pada saat paripurna yang digelar pekan lalu hanya karena solidaritas saja.

"Kenapa akhirnya setuju? Karena solidaritas saja," ucapnya.

Informasi yang dihimpun, rencana mundurnya Fraksi PKB dari hak angket karena sebelumnya mendapatkan mandat dari DPP PKB. Bahkan, kabarnya mandat tersebut juga disampaikan langsung oleh Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar (Cak Imin). Ditegaskan oleh Hasbi, dirinya sebagai ketua DPW PKB DKI‎ Jakarta bertanggung jawab atas citra partai yang dipimpinnya. Dirinya juga tidak ingin partainya yang berada di DPRD DKI Jakarta dicap buruk.

"Kami juga ogah dicap warga sebagai partai pengawal "begal anggaran," guraunya.

Seperti diketahui, Fraksi Partai Nasdem siang tadi telah menyatakan akan mundur dari hak angket kepada Basuki. Hak angket itu sendiri telah diputuskan dalam rapat paripurna yang digelar pekan lalu. Hal itu terkait dengan perbedaan persepsi APBD yang diserahkan Pemprov DKI ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

BERITA TERKAIT
Ajukan Hak Angket, DPRD Diminta Pikirkan Rakyat

PKB: Hak Angket Tidak Mewakili Kepentingan Masyarakat

Selasa, 24 Februari 2015 7514

Soal Hak Angket, Djarot: Lebih Baik Aku Kerja

Soal Hak Angket, Djarot Pilih Fokus Kerja

Kamis, 26 Februari 2015 7083

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2961

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 1357

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 522

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1293

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1102

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks