PKB Isyaratkan Cabut Hak Angket

Senin, 02 Maret 2015 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Dunih 4341

hasbiallah ilyas

(Foto: doc)

Setelah Fraksi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) menarik diri dari hak angket, kini giliran Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang mengisyaratkan mencabut hak angket kepada Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. Namun, kepastian mundurnya fraksi tersebut masih akan dirapatkan kembali di internal partai.

Dalam dua hari ini, akan ada keputusan soal angket

Ketua Fraksi PKB DPRD DKI Jakarta, Hasbiallah Ilyas mengatakan, kepastian langkah itu akan ditentukan dalam rapat yang digelar beberapa hari ke depan. Jika keputusan yang diambil mundur dari hak angket, artinya tinggal tersisa tujuh fraksi yang tetap mendukung hak itu dilakukan. "Dalam dua hari ini, akan ada keputusan soal angket," ujar Hasbi, sapaan akrabnya di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Senin (2/3).

Kendati demikian, dirinya menampik jika rencana mundurnya dari hak angket ini lantaran hanya ikut-ikutan Partai Nasdem. Dirinya mengaku keputusan tersebut diambil, lantaran sejak awal sudah ragu dengan hak angket yang digulirkan. Menurutnya, tanda tangan yang dibubuhkan pada saat paripurna yang digelar pekan lalu hanya karena solidaritas saja.

"Kenapa akhirnya setuju? Karena solidaritas saja," ucapnya.

Informasi yang dihimpun, rencana mundurnya Fraksi PKB dari hak angket karena sebelumnya mendapatkan mandat dari DPP PKB. Bahkan, kabarnya mandat tersebut juga disampaikan langsung oleh Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar (Cak Imin). Ditegaskan oleh Hasbi, dirinya sebagai ketua DPW PKB DKI‎ Jakarta bertanggung jawab atas citra partai yang dipimpinnya. Dirinya juga tidak ingin partainya yang berada di DPRD DKI Jakarta dicap buruk.

"Kami juga ogah dicap warga sebagai partai pengawal "begal anggaran," guraunya.

Seperti diketahui, Fraksi Partai Nasdem siang tadi telah menyatakan akan mundur dari hak angket kepada Basuki. Hak angket itu sendiri telah diputuskan dalam rapat paripurna yang digelar pekan lalu. Hal itu terkait dengan perbedaan persepsi APBD yang diserahkan Pemprov DKI ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

BERITA TERKAIT
Ajukan Hak Angket, DPRD Diminta Pikirkan Rakyat

PKB: Hak Angket Tidak Mewakili Kepentingan Masyarakat

Selasa, 24 Februari 2015 7351

Soal Hak Angket, Djarot: Lebih Baik Aku Kerja

Soal Hak Angket, Djarot Pilih Fokus Kerja

Kamis, 26 Februari 2015 6917

BERITA POPULER
IMG 20260319 191414

PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

Kamis, 19 Maret 2026 2308

IMG 20260319 WA0000

Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

Kamis, 19 Maret 2026 2250

Mudik gratis pemprov rezap

Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

Selasa, 17 Maret 2026 1691

Car free night sarinah otoy

Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran

Kamis, 19 Maret 2026 959

Pemprov dki kemenag jalan istiqlal folmer

DKI dan Kemenag RI Sepakati Kerja Sama Pemanfaatan Barang Milik Daerah

Senin, 16 Maret 2026 1344

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks