Disdik DKI Tak Usulkan Anggaran Buku Trilogi Ahok

Senin, 02 Maret 2015 Reporter: Folmer Editor: Agustian Anas 3650

Disdik Pastikan tak Pernah Ajukan Buku Trilogi Gubernur

(Foto: Yopie Oscar)

Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta menyatakan pihaknya tidak mengusulkan anggaran pengadaan tiga buku (trilogi) tentang perjalanan hidup Gubernur Basuki Tjahaja Purnama pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2015.

Biarkan saja, nanti bisa dibuktikan. Pembahasan tidak ada. Di dalam dokumen yang menerapkan sistem e-budgeting juga tidak ada. Kan rapat pembahasan di-upload di youtube, silakan saja dicek. Kami pastikan tidak ada,

“Biarkan saja, nanti bisa dibuktikan. Pembahasan tidak ada. Di dalam dokumen yang menerapkan sistem e-budgeting juga tidak ada. Kan rapat pembahasan di-upload di youtube, silakan saja dicek. Kami pastikan tidak ada,“ tegas Arie Budhiman, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) DKI Jakarta, usai rapim di Balaikota, Senin (2/3) siang.

“Yang saya ketahui hanya anggaran Disdik DKI yang sudah dimasukkan ke dalam sistem e- budgeting. Dan anggaran pengadaan buku tidak masuk di dalam sistem," katanya lagi.

Arie juga menganggap pengadaan perangkat penyedia daya listrik atau uninterruptible power supply (UPS) di sekolah juga tidak penting. Namun, dia tidak mengetahui dan mengerti mengapa ada usulan pengadaan UPS tersebut.

"Kalian juga sudah tahu siapa yang ngarang. Yang pasti kalau tidak perlu, tidak akan ada usulan. Usulan UPS dari kita, nol kok. Coba dicek dan dibandingkan anggaran versi e-budgeting dengan usulan dewan. Yang muncul-muncul baru dipastikan itu bukan usulan dari SKPD,“ ucap mantan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta ini.

Ia menegaskan, Disdik DKI mengusulkan anggaran untuk program kerja selama tahun 2015 sesuai kebutuhan. “Kegiatan yang diusulkan tidak mengada-ada dan mengacu pada sistem e-budgeting. Sistem penganggaran dimulai dari bawah, sehingga tidak bisa serta merta dimasukkan tanpa ada permintaan dari bawah,“ ungkapnya.

Sekadar diketahui, pengadaan buku trilogi tersebut dianggarkan Komisi E DPRD DKI hingga Rp 30 miliar. Buku rencanaanya akan diterbitkan dalam tiga seri, masing-masing Nekat Demi Rakyat (senilai Rp 10 miliar), Dari Belitung Menuju Istana (senilai Rp 10 miliar), dan Tionghoa Keturunanku, Indonesia Negaraku (senilai Rp 10 miliar).

BERITA TERKAIT
Ratusan Warga DKI Tulis Petisi dan Tanda Tangan Dukung Ahok

Aksi Dukungan untuk Ahok Ramaikan Car Free Day

Minggu, 01 Maret 2015 8787

Refly Harun : Hak Angket Bergulir, Ahok Sulit Dimakzulkan

Refly Harun: Tidak Mudah Menurunkan Ahok

Senin, 02 Maret 2015 8027

       Ke KPK, Ahok Bawa Setumpuk Dokumen

Ke KPK, Ahok Bawa Setumpuk Dokumen

Jumat, 27 Februari 2015 5967

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2950

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 1314

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 512

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1292

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1098

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks