Aplikasi JakOne Artri Bank DKI Diharap Ubah Perilaku Warga Jaksel Terhadap Lingkungan

Senin, 16 November 2020 Reporter: Wuri Setyaningsih Editor: Erikyanri Maulana 2184

Aplikasi JakOne Atri Bank DKI Ubah Perilaku Warga Jaksel Terhadap Lingkungan

(Foto: Wuri Setyaningsih)

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan mengapresiasi terbentuknya komunitas peduli lingkungan JakOne Artri. Komunitas yang diinisiasi Bank DKI ini dinilai dapat membentuk karakter generasi muda di ibu kota menjadi karakter yang lebih peduli lingkungan.

Komunitas peduli lingkungan JakOne Artri ini akan mengubah pandangan warga terhadap sampah,

Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Isnawa Adji menuturkan, keberadaan komunitas ini akan membantu penanganan masalah lingkungan hidup di wilayahnya, terutama menyangkut permasalahan sampah.

"Komunitas peduli lingkungan JakOne Artri ini akan mengubah pandangan warga terhadap sampah. Di mana selama ini sampah yang dipandang barang bekas pakai menjadi barang yang bernilai ekonomi. Dengan begitu komunitas ini saya yakini akan mengubah perilaku warga terhadap lingkungan," ujar Isnawa dalam keterangan tertulisnya, Senin (16/11).

Diakui Isnawa, sampah menjadi salah satu permasalahan bagi Jakarta. Volume sampah ibu kota yang mencapai 8.700 ton setiap hari mau tidak mau dibutuhkan inovasi dan terobosan untuk menanganinya. Karenanya ia mengapresiasi langkah Bank DKI yang berinisiatif membentuk komunitas yang menurutnya sangat menyentuh masyarakat DKI Jakarta ini.

"Saya berharap banyak pihak di Jakarta Selatan untuk dapat bergabung dengan komunitas JakOne Artri," katanya.

Sekretaris Perusahaan PT Bank DKI, Herry Djufraini menjelaskan, alur kegiatan komunitas JakOne Artri diawali dengan memilah sampah (botol, gelas plastik, kertas dan lain sebagainya) oleh warga. Selanjutnya dibawa ke tempat pengepul sampah untuk ditimbang dan didata sesuai kategori menggunakan aplikasi JakOne Artri. Setelah didata, warga akan mendapatkan uang hasil penjualan sampah secara non-tunai melalui aplikasi JakOne Artri.

Setelah sampah terkumpul, pengepul Sampah akan mengirim notifikasi atau meminta pihak pengusaha sampah untuk mengambil sampah tersebut.

"Di sini sampah akan ditimbang kembali, untuk kemudian hasilnya akan dibayarkan kepada pengepul sampah via aplikasi JakOne Artri secara non-tunai," katanya.

Untuk pengurus RT, pengurus sekolah, PKK, pengelola gedung, pengurus karang taruna dan pembina komunitas juga dapat bergabung dalam komunitas JakOne Artri sebagai pengepul sampah.

"Terbentuknya komunitas JakOne Artri ini setidaknya akan memberikan tiga manfaat bagi masyarakat, yaitu menjadi sumber penghasilan tambahan, menerapkan gaya hidup ramah lingkungan, serta upaya menjaga kelestarian bumi secara modern," tuturnya.

Dia menambahkan, Bank DKI akan terus merangkul berbagai komunitas di DKI Jakarta untuk bergabung dengan komunitas JakOne Artri. Herry menyebutkan siapapun bisa bergabung dengan komunitas JakOne Artri selama telah mendownload aplikasi JakOne Mobile dan JakOne Artri.

"Cara bergabung dengan JakOne Artri cukup mudah. Bagi warga, pengepul sampah, maupun pengusaha sampah yang tertarik dengan komunitas JakOne Artri dapat mengunjungi situs bit.ly/jakoneartri untuk memperoleh informasi persyaratan keikutsertaan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Di Tengah Pandemi, Bank DKI Tetap Catatkan Pertumbuhan Kinerja Positif

Bank DKI Tetap Catatkan Pertumbuhan Kinerja Positif di Tengah Pandemi

Selasa, 10 November 2020 2013

Dinas PPKUKM DKI Telah Berhasil Membina 168.000 Jakpreneur

Dinas PPKUKM DKI Telah Berhasil Membina 168.000 Jakpreneur

Senin, 26 Oktober 2020 4460

Disparekraf - Bank DKI Sosialisasikan QRIS dan Permodalan UMKM

Disparekraf - Bank DKI Sosialisasikan QRIS dan Permodalan UMKM

Jumat, 16 Oktober 2020 2457

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 3452

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 2346

IMG 20260921 WA0072

Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

Senin, 21 September 2026 1184

LRT ujicoba jati

Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

Senin, 21 September 2026 923

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 935

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks