Program JakWIFI Disambut Positif Pengamat Pendidikan

Jumat, 04 September 2020 Reporter: Rezki Apriliya Iskandar Editor: Andry 2574

Pengamat Pendidikan Sambut Positif Program JakWIFI

(Foto: Rezki Apriliya Iskandar)

Program Internet Untuk Semua (JakWIFI) yang digagas Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan telah banyak dimanfaatkan warga mendapat sambutan positif dari para pengamat pendidikan.

Ini langkah yang bagus dan cerdas untuk menunjang Pembelajaran Jarak Jauh. Saya kira ini bisa ditiru pemerintah daerah lainnya

Pengamat Pendidikan, Darmaningtyas mengapresiasi langkah Pemprov DKI Jakarta yang menghadirkan layanan internet gratis melalui program JakWIFI. Program tersebut dinilai sangat membantu masyarakat, terutama para pelajar yang tengah menjalani proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

"Ini langkah yang bagus dan cerdas untuk menunjang Pembelajaran Jarak Jauh. Saya kira ini bisa ditiru pemerintah daerah lainnya," ujarnya saat dihubungi Beritajakarta.id, Jumat (4/9).

Ia pun menyarankan Pemprov DKI agar terus menggencarkan sosialisasi program JakWIFI ke masyarakat luas. Sehingga layanan internet gratis tersebut bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

"Bisa minta para lurah dan kepala sekolah untuk bantu sosialisasi program ini. Kalau internet gratis ini ada kata sandinya, masyarakat harus tahu," katanya.

Darmaningtyas berharap, layanan JakWIFI ini bisa membantu proses belajar mengajar di tengah kondisi pandemi. Kehadiran layanan tersebut juga diharapkan bisa mengurangi beban para orang tua yang kesulitan membeli kuota internet untuk kebutuhan belajar anak-anaknya.

"Setelah pandemi berlalu, internet akan tetap dibutuhkan untuk menunjang pembelajaran di sekolah. Jadi program JakWIFI ini memang dibutuhkan," ucapnya.

Tanggapan positif akan program JakWIFI juga diutarakan Pengamat Pendidikan lainnya, Arief Rachman. Ia menilai, upaya Pemprov DKI Jakarta dalam menghadirkan layanan internet gratis merupakan langkah yang sangat baik.

"Saya kira Pemprov DKI sudah tepat merespon kebutuhan warga. Sebab kalau tidak ada internet di kondisi seperti sekarang ini, anak-anak bisa tidak mendapatkan materi pelajaran," tuturnya.

Menurut Arief, pendidikan harus bisa menciptakan suasana yang menyenangkan, sehingga lima potensi manusia bisa berkembang. Lima potensi yang dimaksud meliputi spiritual, emosional, intelektual, sosial dan jasmani.

"Harapan saya ke depannya pendidikan harus betul-betul terjamin. Di kondisi serba terbatas saat ini, proses belajar mengajar harus terus berjalan. Ini bisa terlaksana salah satunya dengan penyediaan fasilitas internet gratis," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Kadin Dukung Program JakWifi

JakWIFI Diyakini Mampu Gerakkan Perekonomian di Jakarta

Kamis, 03 September 2020 3132

Pakar IT LIPI Apresiasi Program JakWIFI

Pakar IT LIPI Apresiasi Program JakWIFI

Kamis, 03 September 2020 2401

Komisi A Senang Program Jak WIFI Sudah Bisa Dimanfaatkan Warga

Komisi A Senang Program JakWIFI Banyak Dimanfaatkan Warga

Rabu, 02 September 2020 2360

BERITA POPULER
IMG 20261104 WA0056

Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania Tutup Usia

Rabu, 04 November 2026 33362

6.Akses masuk kawasan wisata Ancol gratis sambut HUT Jakarta

Gratis Masuk Ancol, Masyarakat Diajak Nikmati Ragam Wisata

Kamis, 05 November 2026 13027

Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7493

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 5152

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 3830

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks