Jumat, 28 Februari 2014
Reporter: Folmer
Editor: Erikyanri Maulana
3105
(Foto: doc)
Pemprov DKI Jakarta terus berupaya mewujudkan fasilitas maupun srana transportasi massal yang aman dan nyaman serta terintegrasi. Hal ini dilakukan demi mengurai kemacatan di ibu kota.
"Kita nggak ngotot membangun monorel. Tapi yang dibutuhkan transportasi massal. Itu yang benar. Ngototnya di situ. Kalau kami ragu bisa bangun sendiri, kita serahkan ke swasta. Kalau swasta ragu berarti enggak layak," ujar Basuki T Purnama, Wakil Gubernur DKI Jakarta di Balaikota, Jumat (28/2).
Untuk itu, kata Basuki, pihaknya membuka peluang bagi swasta yang ingin membangun transportasi massal yang terintegrasi di ibu kota. "Sayangnya, pengembang monorel tidak memanfaatkan kesempatan kedua yang telah diberikan Pemprov DKI dengan baik," katanya.
Ia menilai PT Jakarta Monorel selaku pengembang monorail tidak memiliki sisi bisnis yang memadai sebab perusahaan tersebut bergerak di bidang properti, tap berkeinginan menjadi kontraktor monorel tanpa tender. "Dari sisi teknisnya oke saja, tapi segi bisnis enggak visible.Artinya kalau dia bangkrut, kita harus beli sama dia. Enggak lucu juga," katanya.
Dikatakan Basuki, akan lebih efektif dan cepat bila Pemprov DKI membangun transportasi massal berbasis bus rapid transit (BRT) dan loop line (kereta api lingkar) daripada LRT. "BRT bisa diatur dengan headway satu menit, sehingga tidak terjadi penumpukan penumpang," tandas mantan Bupati Belitung Timur.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Dibantu Sembako
Rabu, 17 Juni 2026
6339
TMR Ramai Dikunjungi Wisatawan
Selasa, 16 Juni 2026
1824
Hujan Ringan Diperkirakan Basahi Jakarta Sore Ini
Minggu, 14 Juni 2026
1608
Beri Penghormatan Tokoh Betawi, Pemprov DKI Gelar Haul Akbar Ulama dan Habaib di Monas
Jumat, 19 Juni 2026
620
Rayakan HUT Ke-499 Jakarta, Setu Babakan Gelar Gebyar Seni Budaya