Jumat, 28 Februari 2014
Reporter: Folmer
Editor: Erikyanri Maulana
3023
(Foto: doc)
Pemprov DKI Jakarta terus berupaya mewujudkan fasilitas maupun srana transportasi massal yang aman dan nyaman serta terintegrasi. Hal ini dilakukan demi mengurai kemacatan di ibu kota.
"Kita nggak ngotot membangun monorel. Tapi yang dibutuhkan transportasi massal. Itu yang benar. Ngototnya di situ. Kalau kami ragu bisa bangun sendiri, kita serahkan ke swasta. Kalau swasta ragu berarti enggak layak," ujar Basuki T Purnama, Wakil Gubernur DKI Jakarta di Balaikota, Jumat (28/2).
Untuk itu, kata Basuki, pihaknya membuka peluang bagi swasta yang ingin membangun transportasi massal yang terintegrasi di ibu kota. "Sayangnya, pengembang monorel tidak memanfaatkan kesempatan kedua yang telah diberikan Pemprov DKI dengan baik," katanya.
Ia menilai PT Jakarta Monorel selaku pengembang monorail tidak memiliki sisi bisnis yang memadai sebab perusahaan tersebut bergerak di bidang properti, tap berkeinginan menjadi kontraktor monorel tanpa tender. "Dari sisi teknisnya oke saja, tapi segi bisnis enggak visible.Artinya kalau dia bangkrut, kita harus beli sama dia. Enggak lucu juga," katanya.
Dikatakan Basuki, akan lebih efektif dan cepat bila Pemprov DKI membangun transportasi massal berbasis bus rapid transit (BRT) dan loop line (kereta api lingkar) daripada LRT. "BRT bisa diatur dengan headway satu menit, sehingga tidak terjadi penumpukan penumpang," tandas mantan Bupati Belitung Timur.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar
Kamis, 19 Maret 2026
2401
Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan
Kamis, 19 Maret 2026
2507
Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan
Selasa, 17 Maret 2026
1770
Pemprov DKI Bakal Gelar Halalbihalal di Lapangan Banteng
Sabtu, 21 Maret 2026
732
Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran