Ahok Belum Berencana Buat Rekayasa Cuaca

Selasa, 10 Februari 2015 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Dunih 3929

       Ahok Belum Berencana Rekayasa Cuaca

(Foto: doc)

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum berencana melakukan rekayasa cuaca. Pasalnya, banjir di ibu kota belum sampai tahap status Siaga Darurat. Beberapa lokasi yang terendam banjir kali ini juga lebih cepat surut dibandingkan tahun sebelumnya.

Rekayasa cuaca baru saya keluarkan kalau status di Jakarta sudah Siaga Darurat

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan, rekayasa cuaca baru akan dilakukan jika banjir di Jakarta sudah sudah Siaga Darurat. Siaga Darurat di ibu kota dikeluarkan jika 9 dari 12 pintu air yang dipantau berstatus siaga 1. Sementara ini, baru 2 pintu air saja yang berstatus siaga 1, yakni Pintu Air Karet dan Pintu Air Angke Hulu.

"Rekayasa cuaca itu baru saya keluarkan kalau status di Jakarta sudah Siaga Darurat," kata Basuki, di Balaikota DKI Jakarta, Selasa (10/2).

Menurutnya banjir kali ini terlihat besar lantaran ring 1, yakni kawasan sekitar Istana serta beberapa jalan protokol terendam banjir hingga 10 sentimeter. Hal itu dikarenakan pemutusan aliran listrik oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) di sejumlah rumah pompa di Jakarta Utara, termasuk Waduk Pluit.

Hingga kini, Basuki pun belum mengeluarkan status Siaga Darurat. Lantaran pada banjir kali ini jumlah pengungsi dan wilayah yang terdampak jumlahnya masih di bawah tahun lalu.

"Ini kan cuma gara-gara kitanya kaget Istana terendam banjir. Terus kalau Istana banjir, langsung (tetapkan status) Siaga Darurat gitu? Darurat apaan? Kampung Pulo saja enggak kerendem 7 meter lagi kan?," kata Basuki.

Selain itu, Basuki juga telah menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI untuk membuka pintu air yang tersebar di Jakarta agar tidak sampai menunggu posisi siaga terlebih dahulu. Sebab, apabila pintu air dibuka sudah posisi siaga saat mendapat kiriman dari Bendung Katulampa, Bogor, justru dapat menyebabkan banjir di kawasan sekitar.

"Saya bilang buat apa pintu air ditutup segala. Saya juga enggak akan keluarkan status Siaga Darurat, kalau keluarkan sekarang banyak pihak yang protes. Dulu pas Pak Jokowi jadi gubernur saja enggak mau keluarkan status Siaga Darurat," ucap Basuki.

BERITA TERKAIT
jumlah Pompa di Waduk Pluit Ditambah

Jumlah Pompa di Waduk Pluit Ditambah

Selasa, 10 Februari 2015 5430

 Pengungsi Banjir Kartini Kembali Pulang Kerumah

Banjir Surut, Warga Kembali ke Rumah

Selasa, 10 Februari 2015 4348

 Pengungsi Banjir Kartini Kembali Pulang Kerumah

Dinsos DKI Suplai Logistik untuk Pengungsi

Selasa, 10 Februari 2015 5770

Genangan Berkurang 50 Persen

Genangan Berkurang 50 Persen

Selasa, 10 Februari 2015 3819

Banjir di Jakarta Berkurang Signifikan

Banjir di Jakarta Berkurang Signifikan

Selasa, 10 Februari 2015 7810

BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 879

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 796

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1159

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 598

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1100

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks